TAPD Dicecar DPRD Pertanyakan Gagalnya Proyek Lampu Jalan Senilai Rp 8 miliyar

lampu jalan yang dianggarkan melalui APBD Babel 2018 tak bisa dilaksanakan dan kemungkinan akan dilakukan kembali pada 2019.

TAPD Dicecar DPRD Pertanyakan Gagalnya Proyek Lampu Jalan Senilai Rp 8 miliyar
Bangka Pos / Dedy Qurniawan
Suasana pembahasan RAPBD Perubahan 2018 antara TAPD dengan Banggar di ruang rapat Banggar, gedung DPRD Babel, Kamis (20/9/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan OPD terkait dicecar sejumlah pertanyaan oleh Badan Anggaran‎ (Banggar) DPRD Babel pada rapat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Perubahan tahun 2018 di ruang rapat Banggar, Kamis (20/9/2018) siang.

Pantauan Bangka Pos, satu di antara hal yang dibahas adalah soal tak terlaksananya anggaran untuk lampu jalan senilai Rp 8 miliar.

Menurut Ketua Banggar yang juga Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya,‎ pada rapat yang membahas laporan hasil pembahasan di tingkat komisi ini, ada kekecewaan di DPRD yang disebabkan oleh ditundanya pelaksanaan proyek tersebut.

Padahal, menurut Didit, lampu jalan adalah bentuk konkret keinginan masyarakat yang disampaikan lewat reses.

"Artinya DPRD sudah perjuangkan, kok tiba-tiba di eksekutif digagal‎, artinya gagal dilelang. Kami berharap hal-hal yang bersifat kepentingan masyarakat tolong jangan langsung digagalkan, dana sudah ada kok, tinggal pelaksanaan. Apapun alasannya, tolong janganlah, itu aspirasi masyarakat, juga untuk keamanan,"kata politisi PDIP itu.

Didit mengatakan, dengan kejadian ini praktis lampu jalan yang dianggarkan melalui APBD Babel 2018 tak bisa dilaksanakan dan kemungkinan akan dilakukan kembali pada 2019. 

DPRD  berharap ke depan, Pemprov Babel berkoordinasi dengan kabupaten kota mengenai titik-titik yang masih perlu pemasangan lampu jalan. 

"Kami berharap titik-titik lokasi lampu-lampu jalan ini dikoordinasikan dengan kabupaten kota," katanya.

Dari catatan Bangka Pos, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2018 mendapatkan bantuan 600 unit lampu penerangan jalan tenaga surya dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral. 

Sebanyak 600 unit lampu penerangan jalan tenaga surya dari Kemeneritan ESDM ini akan disebar ke jalan-jalan di Pulau Bangka seperti di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, dan Bangka Selatan.

Kepala Dinas ESDM Babel, Suranto Wibowo menyebutkan sebelumnya pemerintah Provinsi memang telah menganggarkan 300 unit. Namun dengan adanya bantuan tersebut, maka dana dari APBD Babel itu akan dikembalikan ke kas daerah. 

Suranto menjelaskan, pihaknya akan tetap menganggarkan 100 unit lampu penerangan jalan yang akan diperuntukkan di Pulau Belitung.

"Wilayah Belitung belum terakomodir APBN, maka APBD hanya ini diakomodir Belitung. Kita ingin semus jalan terang benderang," ujar Suranto, Juli lalu? Penjelasan serupa diketahui juga disampaikan oleh perwakilan eksekutif pada rapat dengan Banggar Kamis (20/9/2018) siang tadi. (*)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved