Bupati Belitung Sebut Harus Ada Penganggaran Khusus ke Luar Negeri, Promosi Pariwisata Belitung

Promosi pariwisata di Dalam Negeri atau domestik, kini dinilai sudah cukup lantaran sudah mendapatkan berbagai penilaian dari Pemerintah Pusat

Bupati Belitung Sebut Harus Ada Penganggaran Khusus ke Luar Negeri, Promosi Pariwisata Belitung
Bangka Pos / Disa Aryandi
Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem).

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) sudah memberi pengarahan kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar menganggarkan secara khusus promosi pariwisata ke Luar Negeri.

Anggaran itu sangat penting, mengingat sasaran wisatawan Belitung kini bukan hanya wisatawan nusantara (Wisnus).

Promosi pariwisata di Dalam Negeri atau domestik, kini dinilai sudah cukup lantaran sudah mendapatkan berbagai penilaian dari Pemerintah Pusat.

Namun promosi pariwisata itu juga, harus diperkuat dengan pembentukan badan promosi pariwisata daerah.

"Karena berbicara pariwisata, tidak terlepas dari pemasaran. Sekarang kita sudah berbicara pemasaran dunia, dan promosi ke dalam negeri kami rasa sudah cukup. Jadi mau tidak mau kedepan harus membentuk badan promosi pariwisata daerah," kata Sanem kepada Posbelitung.co, Jumat (21/9/2018).

Satu di antaranya untuk melakukan pemasaran, mengikuti berbagai pameran di luar negeri. Selama ini Belitung belum memiliki kesempatan, untuk melakukan pameran berkaitan dengan pariwisata tersebut.

"Selama ini kita baru di akomodir oleh Badan Pengelola pusat saja, jadi sifatnya masih nebeng. Nah sekarang harus bersamaan dengan pusat, dan memang kita tidak pernah ter anggarkan selama ini," ujarnya.

Menurut Sanem, besar anggaran untuk promosi pariwisata kurun waktu satu kali kegiatan, khusus untuk domestik sekitar Rp 200 juta. Nilai itu, diprediksi sama dengan promosi pariwisata ke luar negeri. Hanya saja yang membedakan administrasi.

"Misalkan kita ke Bali, segitu sama dengan keluar Negeri dengan dana segitu sudah cukup. Ya perbedaan hanya administrasi saja, karena kalau ke luar negeri otomatis harus mendapat izin dari Kemendagri, kalau didalam negeri langsung saja kita," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help