GOR Sahabudin Bergemuruh, Ribuan Orang Dukung Atlet Bulutangkis Indonesia

GOR Sahabudin Pangkalpinang bergemuruh dengan dukungan ribuan penonton yang menyaksikan pertandingan final Bangka Belitung Indonesia Masters 2018

GOR Sahabudin Bergemuruh, Ribuan Orang Dukung Atlet Bulutangkis Indonesia
Bangka Pos / Krisyanidayati
Para penonton yang menyaksikan pertandingan final ganda putri dalam Bangka Belitung Indonesia Masters 2018 di GOR Sahabudin Pangkalpinang, Minggu (23/9/2018) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - GOR Sahabudin Pangkalpinang bergemuruh dengan dukungan ribuan penonton yang menyaksikan pertandingan final Bangka Belitung Indonesia Masters 2018, Minggu (23/9/2018).

GOR yang berkapasitas 3500 orang hampir semuanya terisi oleh masyarakat yang datang untuk menyaksikan dan mendukung pebulutangkis jagoan mereka.

Beberapa penonton bahkan membawa atribut untuk menyemangati tim Indonesia seperti menempalkan wajah dengan Bendera merah putih, menepukkan botol kosong sehingga menimbulkan suara. Bahkan tanpa komando mereka kompak menyerukan dukungan apalagi saat atlet Indonesia yang bertanding.

Riuhan tepuk tangan dan juga suara dukungan mewarnai pertandingan final ini.

"Eak, Eak, Eak," begitulah seruan para penonton saat terjadi rally panjang antar pemain.

Hafid salah satunya warga Pangkalpinang yang datang sengaja datang untuk menyaksikan langsung aksi para atlet nasional dan internasional yang bertanding.

"Seru nonton langsung dan mumpung ini ada di Babel, jarang-jarang bisa nonton langsung. Pertandingannya juga," katanya.

Ia berharap Ihsan Maulana atlet Indonesia yang akan bertanding dalam tunggal putra juga bisa mendulang keberhasilan seperti pasangan ganda campuran yang berhasil meraih Juara.

"Dukung Indonesia lah yang utamanya, semoga nanti bisa juara lagi yang tunggal putra seperti ganda campuran tadi. Pokoknya memberikan hasil terbaik lah," harapnya.

Ia pun mengakui kekompakkan para pendukung yang tanpa komando kerap menyemangati pemain Indonesia.

"Iya kompak, ada satu suara saja, semuanya mengikuti," katanya.

Namun, sayangnya panitia pelaksana harus beberapa kali memperingatkan para penonton yang masih kerap menggunakan flash dari telepon genggam atau kamera. Pasalnya, penggunaan flash ini mengganggu para pemain.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved