Kapal Yacht Dijadwalkan Singgah di Pelabuhan Sadai Basel, Momen Pengembangan Wisata

Kapal yacht atau disebut kapal layar yang biasanya mengarungi lautan dunia dalam waktu dekat dijadwalkan singgah dan melintas perairan Basel

Kapal Yacht Dijadwalkan Singgah di Pelabuhan Sadai Basel, Momen Pengembangan Wisata
bangkapos.com/Dede Suhendar
KAPAL YACHTER. Satu unit kapal yacther mulai masuk di area Pelabuhan ASDP Manggar, Kabupaten Beltim, sekitar pukul 12.30 WIB, Kamis (8/10/2015). Pada bagian belakang kapal putih list biru itu terdapat tulisan 'seamonkey darwin'. 

Laporan Wartawan Bangka Pos Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapal yacht atau disebut kapal layar yang biasanya mengarungi lautan dunia dalam waktu dekat dijadwalkan singgah dan melintas perairan laut Junjung Besaoh, tepatnya dilaut Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (DPKO) Kabupaten Bangka Selatan Haris Setiawan. Tak hanya melintasi, menurut Haris Kapal yacht juga dijadwalkan singgah di pelabuhan Sadai usai mengarungi lautan asia.

Selain itu, para pelayar kapal yacht juga akan disugukan beragam kegiatan, diantaranya kesenian dan wejangan lokal khas Junjung Besaoh. Suguan dan penyambutan ini berlangsung selama 3 hari mulai 18 Oktober hingga 21 Oktober 2018.

" Dalam rangka Wonderful Sail Indonesia 2018. Kami akan adakan event tradisional dengan konsep nuansa natural dan tradisional bertujuan memperkenalkan budaya Basel kepada para turis mancanegara yang berlangsung pada 18 hingga 21 Oktober 2018 mendatang," ujar Haris, Minggu (23/9/2018).

Dikatakan Haris Setiawan menyebut kunjungan kapal yacht ke Pelabuhan Sadai Basel, menjadi landasan pengembangan wisata bahari dan layar nasional.

Khususnya ke Kabupaten Basel dapat memantik pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Untuk itu, konsep nuansa tradisional tetap memuliakan tamu agar para wisatawan merasa nyaman dan betah, sehingga akan datang kembali ke Basel.

Ditambahkan Haris, kegiatan Wonderful Sail 2018 ini mulai dari tanggal 23 Juli sampai dengan 3 November 2018. Event ini berlangsung selama 103 hari. Dan tercatat pada tahun lalu ada 2000 kunjungan kapal layar pada tahun 2017 dan kita anggap 80 persenya melalui jalur 1600 kapal.

" Usai menyinggahi Basel, Wonderful Sail ini akan kembali berlayar dan singgah di Bangka Induk, Sebelum menjelajahi Belitung dan pulau – pulau lainya di Indonesia. Keramahan masyarakat juga harus menjadi perhatian serius. Intinya konsep nuansa tradisonal harus kami kedepankan karena ini merupakan konsep yang telah berkembang," ujar Haris, Minggu (23/9/2018)(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help