Inilah Beberapa TPS yang Dianggap Rawan Saat Pemilu di Pangkalpinang

Polres Pangkalpinang telah melakukan penyusunan data wilayah yang dianggap memiliki Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan di masing-masing kecamatan.

Inilah Beberapa TPS yang Dianggap Rawan Saat Pemilu di Pangkalpinang
Bangka Pos / Ira kurniati
Kasat intelkam polres pangkalpinang, Iptu Navy Pradhana 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Menjelang Pemilihan presiden (Pilpres) dan Pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019 mendatang, pihak kepolisian resor Pangkalpinang telah melakukan penyusunan data wilayah yang dianggap memiliki Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan di masing-masing kecamatan.

Kepala satuan intelejen dan keamanan (Intelkam) Polres Pangkalpinang, Iptu Navy Pradhana menjelaskan terdapat tujuh kecamatan di Pangkalpinang yang sudah dilakukan pemetaan TPS rawan, diantaranya kecamatan pangkalbalam, rangkui, girimaya, gabek, gerunggang dan taman sari.

Wilayah tersebut meliputi kecamatan Pangkalbalam, yakni di kelurahan Ketapang pada TPS lokasi rusunawa pangkalarang. Dianggap rawan, dikatakan Iptu Navy karena pada saat akan diadakan pemilihan, ada indikasi dugaan pelanggaran dan tekanan dari tokoh masyarakat, untuk mencoblos satu diantara paslon di TPS tersebut.

"Dianggap rawan juga karena terjadi migrasi warga di rusunawa pada saat pencoblosan yang memungkinkan terjadinya penggunaan hak pilih yang salah." ujar Iptu Navy, Senin (24/9/2019).

Kemudian pada kecamatan Rangkui, yakni di kelurahan keramat atau perbatasan dengan wilayah Kace timur, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka. Hal itu dianggap sebagai lokasi TPS yang berada di perbatasan Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka, terindikasi rawan mobilisasi massa dan pemilih dapat memilih dua kali, yang disebabkan karena memiliki KTP ganda atau memiliki KTP Pangkalpinang namun berdomisili di Kabupaten Bangka.

Selain kelurahan Keramat yang berbatasan dengan kabupaten Bangka, kelurahan Asam di kecamatan Rangkui juga berbatasan dengan Desa Mangkol, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka tengah, dan dianggap dapat terjadi kerawanan mobilisasi pemilih.

Lokasi TPS yang dianggap rawan mobilisasi pemilih karena berbatasan dengan Kabupaten, juga pada Kecamatan Girimaya, yaknk di kelurahan Bukit besar, karena berbatasan dengan Desa Dul, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka tengah.

Selain itu Kecamatan Gabek, pada kelurahan jerambah gantung RT 1, merupakan daerah perbatasan dengan kelurahan tuatunu indah, kecamatan gerunggang dinyatakan rawan terkait domisili masyarakat perbatasan tersebut.

"Selain itu lokasi Lapas narkoba di kecamatan gabek, dinyatakan rawan karena setiap penyelenggaraan pemilu biasanya terjadi kekurangan surat suara dan ada saat pemilihan ada indikasi dugaan pelanggaran dan tekanan dari sipir untuk mencoblos salah satu paslon tersebut." sambungnya.

Selanjutnya, di Kecamatan Gerunggang yang terdapat Lapas Tuatunu dan Kecamatan Taman Sari yang terdapat LP Perempuan , merupakan TPS yang dianggap rawan karena pada saat pemilu biasanya terjadi kekurangan suara dan indikasi dugaan pelanggran maupun tekanan dari sipir untuk mencoblos satu diantara paslon di TPS tersebut.(*)

Penulis: Ira Kurniati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help