Petani, Nelayan dan Mahasiswa Lakukan Aksi Damai, Singgung Predikat Presiden Lada

Panas terik tak menghalangi niat para ribuan nelayan, petani bahkan para mahasiswa ikut melakukan orasi dengan mengebu-gebu.

Petani, Nelayan dan Mahasiswa Lakukan Aksi Damai, Singgung Predikat Presiden Lada
Bangkapos/Yudha Palistian
Suasana ribuan petani, nelayan serta mahasiswa melakukan aksi damai di pelataran kantor Gubernur Babel, Senin (24/9) 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

 

BANGKAPOS.COM -- Ribuan petani, nelayan serta mahasiswa melakukan aksi damai di pelataran kantor Gubernur Babel,  Senin (24/9) menuntut pemerintah agar mengatur kelestarian sosial yang selama ini mengakibatkan ketimpangan industri dibidang agraria.

Pantauan bangkapos.com dilokasi, panas terik tak menghalangi niat para ribuan nelayan,  petani bahkan para mahasiswa ikut melakukan orasi dengan mengebu-gebu.

Sebuah mobil truk serta lengkap dengan sound system menjadi titik puncak orasi, bahkan beragam spanduk meramaikan aksi damai tersebut.

"Mana pak Gubernur,  dengarkan aspirasi kami ini. Tolak kapal hisap!  Kami mengeluh soal harga lada, harga karet dan sawit murah," teriak para peserta aksi damai tersebut.

Terlihat di pintu masuk samping kantor gubernur,  ratusan aparat gabungan turut mengamankan aksi damai ini.

Bahkan peserta orasi meributkan soal Gubernur yang beberapa lalu dijadikan presiden lada tetapi tidak bisa mengontrol harga lada dengan stabil.

"Kembalikan wilayah kelola rakyat, mana janjimu,  janji hanyalah janji," beber ribuan peserta orasi hingga saat ini masih berlangsung. 

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help