Ketum PSSI Edy Rahmayadi Buka Suara Kenapa Marah saat Wawancara Live Kompas TV

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi belakangan menjadi sorotan media massa.

Ketum PSSI Edy Rahmayadi Buka Suara Kenapa Marah saat Wawancara Live Kompas TV
PSSI
Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, nonton bareng dan melepas Timnas Indonesia U-16, yang mengikuti kualifikasi piala AFC U-16, 2017 di Thailand. Rabu (13/9/2017) di Stadion Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta. 

BANGKAPOS.COM - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah menggelar siltaurahmi dengan awak media di Aula Bina Graha Pemprov Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (25/9/2018).

Edy Rahmayadi belakangan menjadi sorotan media massa. Ratusan wartawan tampak hadir pada kegiatan ini.

Berbincang dengan awak media, Edy menyinggung video viral yang memperlihatkan dirinya melakukan pemukulan kepada suporter PSMS Medan di Stadion Teladan.

"Saya mana mungkin melakukan kekerasan kepada anak-anak, saya paling senang kepada anak-anak. Memang tangan saya keras ini, saya sehari saja push up 40 kali masih sanggup, kalau gak percaya kalian pegang tangan saya. Tetapi saya melakukan kemarin itu memarahi anak itu, karena menggunakan flare dan itu dilarang oleh FIFA," ujarnya.

Tonton video silaturahmi Edy dengan insan pers;

Mantan Pangkostrad ini juga turut mengomentari sikapnya yang menolak menjawab pertanyaan wartawan saat siaran langsung di Kompas TV.

"Saya sedang banyak tugas, saya sedang pusing, masa kalian tanya semuanya apa gak tambah pusing saya. Ada wartawan Kompas yang datang, coba mana orangnya berdiri, nah, kau orang, itu tanggungjawab kau, dan dosa kau. Karena saya bukan hanya satu pikiran saya, semua saya pikirkan," kata Edy Rahmayadi kepada para tamu undangan.

"Saya sama wartawan gak mungkin apain wartawan, karena wartawan adalah mata dan telinga bagi Gubenur Sumut, tetapi saya sebetulnya butuh kalian semua untuk Sumut yang lebih bermartabat," tambahnya.

Edy Rahmayadi menegaskan, menjabat sebagai Gubernur Sumut, ia akan melakukan semuanya dengan hati dan pekerjaan yang keras.

Baca: Plafon Rumah Super Mewah Andre Taulany Berlapiskan Cat Emas 22 Karat

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ()

 

Sebelumnya, Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi menolak ditanya wartawan tentang pengaruh kinerjanya sebagai Ketua PSSI sekaligus Gubernur Sumatera Utara, terutama di saat krisis seperti kasus tewasnya seorang suporter.

Presenter acara Kompas Petang, Aiman Witjaksono bertanya kepada Edy mengapa kejadian seorang suporter bisa tewas jelang pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/9/2018).

“Jadi apa sebenarnya permasalahan kalau ini sudah bisa diantisipasi, kemudian aparat keamanan sudah memperkirakan tapi tetap terjadi kejadian yang -sekali lagi saya katakan- biadab?” kata Aiman.

Baca: Ternyata Ini Syarat Habib Usman Bisa Menikahi Kartika Putri

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved