Suhendra Meregang Nyawa Setelah Tertimbun Tanah di Lokasi TI

setengah jam kemudian baru ditemukan, yang kurang lebih setengah meter tertimbun, posisi korban terlungkup, diduga almarhum

Suhendra Meregang Nyawa Setelah Tertimbun Tanah di Lokasi TI
Posbelitung/suharli
Kapolsek Manggar AKP Irsan Sihotang (kiri) bersama Kanit Kanit Reskrim Manggar. Bripka Finto Frantino (kanan), ditemui posbelitung usai mengikuti tes Psikologi di Polres Beltim. (26/9/2018) 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Suharli

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) menelan korban.

Suhendra (40) warga jalan gajah Mada, kecamatan Manggar meninggal dunia setelah tertimbun tanah, Saat sedang bekerja pada Selasa (25/9) lalu.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Manggar AKP Irsan Sihotang, ditemui posbelitung usai mengikuti tes Psikologi di Polres Beltim, pada (26/9/2018).

"Kalau bahasa disini mencari pasir timah dengan cara ngereman, dalam artian bekerja dengan orang lain tapi tidak terikat, jadi sifatnya membantu saja," ujar Kapolsek Manggar.

"Jadi korban bekerja dengan Yudi yang mencari timah dengan cara membuka kolong dengan cara TI diwilayah, Garu Medang, tepat di Batu Besi, Desa Mengkubang, kecamatan Damar," ujar AKP Irsan.

Ia menjelaskan kejadian sekitar pukul 14:30, ketika korban melakukan penyemprotan tanah timah, yang dilihat dari TKP kedalaman sekitar setengah meter, ketika itu korban bergantian dengan rekannya.

"Ketika itu saudara Yudi mendengar suara gemuruh, jatuhnya longsoran tanah yang disemprot almarhum, saat dilihat sudah tertimbun, dan dicoba digali sendiri, tetapi tidak sanggup, makanya orang-orang disekitarnya turut membantu, dan setengah jam kemudian baru ditemukan, yang kurang lebih setengah meter tertimbun, posisi korban terlungkup, diduga almarhum meninggal kehabisan napas akibat terjepit pasir timah," kata AKP Irsan.

Irsan juga menyampaikan setelah di evakuasi, kemudian dibawa ke Puskesmas Mengkubang (Damar) guna di Indentifikasi, oleh tim Polres dan Inafis untuk melakukan penyelidikan sebab kejadian tersebut oleh Polsek Manggar dan Reskrim Polres Beltim.

"Sekitar 19:00 WIB jenasah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," kata AKP Irsan.

"Saya juga mengimbau kepada rekan-rekan, semua penambang agar mengutamakan keselamatan dari pada pekerjaan yang digeluti, mengingat sekarang ini ada mengarah ke musim hujan," beber Kapolsek Manggar. (*)

Penulis: Suharli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved