Tujuh Tahun Bergulir, Sengketa Pulau Tujuh Antara Kepri dan Babel Belum Ada Titik Temu

Bahkan berdasarkan UU 27/2000 tentang Pembentukan Provinsi Babel, wilayah kepulauan tersebut jelas wilayah masuk Babel

Tujuh Tahun Bergulir,  Sengketa Pulau Tujuh Antara Kepri dan Babel Belum Ada Titik Temu
ist
pulau tujuh 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekitar tujuh tahun bergulir sejak tahun 2012 lalu,  hingga kini sengketa pulau tujuh antara Kepulauan Riau (Kepri) dan Bangka Belitung belum menemukan titik temu.

Staff Ahli Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Babel, Syahrudin,  menuturkan hingga saat ini belum menemukan titik terangnya bahkan belum ada hasilnya.

Hal ini diungkapkannya Rabu (26/9/2018) saat memberikan materi kepada Duta Pariwisata Babel di Bangka City Hotel.

"Sebelumnya ditahun 2012 lalu,  konflik kepemilikan Pulau Tujuh sudah ingin diselesaikan, melalui jalur hukum dengan melayangkan permohonan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)," ujarnya kepada Bangkapos.

Bahkan berdasarkan UU 27/2000 tentang Pembentukan Provinsi Babel, wilayah kepulauan tersebut jelas wilayah masuk Babel .

Namun hal itu pun bersamaan dengan klaim Pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) berdasarkan pada UU/31 tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Lingga yang juga memasukkan wilayah Pulau Tujuh ke wilayah teritorialnya.

"Yaa.., Kita tunggu saja sampai kapan putusannya, karena bukan wewenang pihak kita untuk putusannya. Ini sudah masuk ranah pemerintah pusat," ucapnya.

Ia juga menambahkan, disisi lain pemerintah Kepulauan Riau menganggap tidak ada sengketa pulau dengan Babel karena menganggap pulau tujuh itu wilayah mereka.

Jika melihat secara geografis,  kepulauan tujuh adalah kelompok besar dari pulau-pulau di wilayah barat laut Indonesia, dari barat dan barat laut pantai dari pulau Kalimantan di Laut Cina Selatan.(*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved