Akhmad Elvian Terima Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi

Seniman dan Budayawan Bangka Belitung, Akhmad Elvian mendapatkan penghargaan Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi

Akhmad Elvian Terima Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi
Ist
Seniman dan Budayawan Bangka Belitung, Drs Akhmad Elvian, mendapatkan penghargaan Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi Kategori Pencipta, Pelopor dan Pembaru sub bidang pelestari dan penggiat adat istiadat dan budaya Bangka dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Selasa (25/09/2018) di Jakarta. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Seniman dan Budayawan Bangka Belitung, Akhmad Elvian mendapatkan penghargaan Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi kategori pencipta, pelopor dan pembaru sub bidang pelestari dan penggiat adat istiadat dari kementerian pendidikan dan kebudayaan republik indonesia, Selasa ( 925/09/2018) di Jakarta.

"Alhamdulillah penghargaan ini diberikan karena dedikasi nyata seseorang dalam pelestarian kebudayaan," kata Akhmad Elvian yang juga Sekretaris DPRD Kota Pangkalpinang, Jumat (28/09/2018) di kantornya.

Ditambahkannya, pelestarian ini ada tiga ranah yakni penggalian, pengembangan dan pemanfaatan.

"Seleksinya cukup ketat, kalau saya itu sudah dari tahun 2016 kemudian bulan Juli tahun 2018 ini dilakukan verifikasi. Ada dua kali tim datang kesini untuk memverifikasi karya nyata yang sudah dibuat untuk Bangka Belitung ini," jelasnya.

Ditambahkannya, yang paling penting itu karya nyata di bidang pelestarian adat istiadat dan budaya serta sejarah.

"Tim penilainya cukup banyak ada sekitar 40 orang yang memiliki kompetensi beragam dan independen. Alhamdulillah saya terpilih diantara 51 orang yang menerima penghargaan itu," ujarnya.

Dilanjutkannya, penghargaan ini bagi saya dan keluarga merupakan suatu kebanggaan dan ini dijadikan momentum untuk lebih memotivasi diri untuk lebih giat lagi berkarya untuk Bangka Belitung.

"Saya berharap ke depannya akan banyak pelopor, pembaharu, pencipta, maestro seni dan tradisi Babel, yang penting itu dedikasi yang dibuktikan dengan karya nyata," jelasnya.

Dicontohkannya, di bidang tari digeluti saja satu tarian yang sudah punah lalu diangkat kembali, dikembangkan dan manfaatkan untuk kepentingan kebudayaan dan pariwisata itu sudah bisa mengantarkan seseorang menjadi pelestari.

Halaman
1234
Penulis: edwardi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved