Korban Kekejaman PKI Dilempar Massal ke Lubang di Lereng Gunung Lawu

Mochammad Moeslim dan keluarganya pernah mengalami masa-masa kekejaman PKI.

Korban Kekejaman PKI Dilempar Massal ke Lubang di Lereng Gunung Lawu
Istimewa
Diorama kekejaman PKI kepada para jenderal di Lubang Buaya saat Gerakan 30S/PKI. 

BANGKAPOS.COM - Kehadiran Partai Komunis Indonesia (PKI) di Indonesia kala itu begitu menakutkan.

Bayangan kekejaman yang dilakukan oleh PKI kerap kali tergambar dalam film Penghianatan PKI yang diputar setiap tanggal 30 September.

PKI pun saat itu berhasil ditumpas oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1965 dibawah pimpinan Soeharto.

Kekajaman PKI tampak masih terbayang diingatan Mochammad Moeslim.

Baca: Ternyata Seperti Ini Luka-luka 7 Jenderal Korban Keganasan G30S PKI

Salah satu saksi sejarah ini mengatakan, jika kekejaman PKI memang sangat nyata.

Terlebih, Mochammad Moeslim dan keluarganya pernah mengalaminya sendiri ketika itu.

Bahkan, tubuhnya hingga penuh luka.

Menurutnya, saat itu kebanyakan masyarakat mendukung PKI ditumpas, tapi banyak keturunan PKI masih tetap hidup dan menaruh dendam membara.

"Bapak saya, Sastrosewoyo dan anak-anaknya semua yang masih hidup, sebagian cucunya adalah saksi kekejaman dan kebiadaban PKI, mereka itu bukan manusia," kata warga asli Ngawi ini menceritakan tentang PKI yang sangat kejam di Jakarta, Rabu (26/9/2018) melansir Warta Kota.

Kala itu, tahun 1947, menjelang Muso dan gerombolan PKI beraksi.

Mereka menculik tokoh-tokoh agama, warga yang tinggal di desa-desa, khususnya mereka yang dianggap sebagai orang Islam.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved