Pergub Sawit Baru, Petani Mandiri dan Mitra Harus Diperlakukan Sama

Saya juga minta dalam pergub sawit nantinya jangan ada perbedaan lagi antara petani sawit mandiri dan petani mitra

Pergub Sawit Baru, Petani Mandiri dan Mitra Harus Diperlakukan Sama
dok Bangkapos
Tandan buah segar (TBS) Kelapa Sawit. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga TBS sawit petani mandiri dengan petani mitra perusahaan ternyata diperlakukan berbeda didalam peraturan gubernur terkait harga sawit selama ini di Bangka Belitung.

TBS sawit milik petani mitra perusahaan dibeli sesuai dengan yang ditetapkan dalam pergub. Sedangkan untuk petani mandiri non mitra, harga TBS tidak diatur oleh pemerintah.

Terkait permasalahan ini, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya meminta agar pergub yang baru nantinya harus memberlakukan sama antara petani mandiri dan petani mitra.

“Saya juga minta dalam pergub sawit nantinya jangan ada perbedaan lagi antara petani sawit mandiri dan petani mitra. Saya juga minta harganya bisa disamakan,” kata Didit.

Saat ini disepakati untuk harga TBS sawit petani mandiri harga terendah Rp 919 per kilogram dan tertinggi Rp. 1.208. Sedangkan untuk petani mitra harga tertinggi bisa menembus Rp 1.500 per kilogramnya.

Harga TBS saat ini sudah dinaikkan, Didit meminta agar petani sawit mandiri juga menjaga kualitasnya.

Jangan sampai TBS yang dijual ke perusahaan itu yang kualitas rendah atau dioplos.

“Harga sudah naik, petani juga harus komitmen. Tolong jaga kualitasnya sesuai dengan yang diinginkan oleh pabrik. Jangan sampai kualitas jelek juga dijual,” kata pungkas Didit.(*)

Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved