Kisah Nurul Remaja Terjebak Dua Hari di Kubangan Air Dengan Jenazah Ibunya

Kota Palu, Kabupaten Donggala dan sekitarnya, diguncang gempa dan dihantam tsunami pada Jumat

Kisah Nurul Remaja Terjebak Dua Hari di Kubangan Air Dengan Jenazah Ibunya
CN 235 Maritime Patrol Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin)
Jembatan Kuning Ponulele yang rubuh akibat tsunami pascagempa bumi yang melanda Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Jumat (28/9/2018). 

BANGKAPOS.COM -- Kota Palu, Kabupaten Donggala dan sekitarnya, diguncang gempa dan dihantam tsunami pada Jumat, (28/9/2018).

Gempa bermagnitudo 7,7 SR ini telah meluluhlantakkan beberapa kota di Sulawesi Tengah.

Salah satunya adalah kisah seorang gadis SMA bernama Nurul, korban bencana gempa dan tsunami asal kota Palu.

//

Nurul ditemukan masih hidup saat terjebak di dalam kubangan air di Kompleks Perumnas Bala Roa, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dilansir dari Kompas, tim Basarna akhirnya berhasil menyelamatkan Nurul pada Minggu (30/9/2018).

//

Selama dua hari terjebak di dalam kubangan air itu, Nurul berdampingan dengan jenazah ibunya, Risni, yang lebih awal meninggal dunia.

Kubangan air tersebut berasal dari PDAM yang bocor sehingga menutupi setengah badannya.

Sang ayah yang selamat berusaha untuk membantu putri dan istrinya yang terjebak, namun kondisi tak memungkinkan.

"Anakku sempat minta tolong."

"Waktu kejadian saya di samping rumah."

BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Editor: ismed
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved