Sakit Tulang Ekor, Pria Asal Desa Keretak Bangka Tengah Ini Terbaring Tak Berdaya

Firdian, warga Jalan Raya Sungaiselan RT 1 Desa Keretak, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah terbaring tak berdaya.

Sakit Tulang Ekor, Pria Asal Desa Keretak Bangka Tengah Ini Terbaring Tak Berdaya
Istimewa
Firdian warga Jalan Raya Sungaiselan RT 1 Desa Keretak, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah hanya bisa terbaring tak berdaya di atas kasur di kediamannya. Pria 26 tahun ini mengalami sakit tulang ekor bagian belakang sejak tiga bulan terakhir. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Firdian, warga Jalan Raya Sungaiselan RT 1 Desa Keretak, Kecamatan Sungaiselan, Kabupaten Bangka Tengah terbaring tak berdaya di atas kasur di kediamannya. Pria 26 tahun ini mengalami sakit tulang ekor bagian belakang sejak tiga bulan terakhir.

Dengan posisi tulang ekor yang sakit, ia tidak bisa duduk apalagi berdiri. Ayah satu orang anak ini hanya bisa terbaring diatas kasur tiap harinya.

Badan Firdian juga terlihat semakin kurus, nafsu makannya tak lagi sama seperti saat ia sehat dulu.

"Keponakan saya ini tidak bisa duduk dan berdiri ia hanya terbaring di atas kasur, sejak tiga bulan ini, menurut keterangan dokter di RS Bakti Timah ia mengalami keropos tulang ekor," kata Usri paman Firdian menjelaskan kepada bangkapos.com, Senin (1/10/2018).

Dengan kondisi itu, pihak rumah sakit menganjurkan agar Firdian untuk dilakukan rujuk ke rumah sakit di Palembang atau RSCM Jakarta.

"Tetapi untuk membawanya perlu alat bantu Rp 30 juta, ini juga warga kurang mampu, sehingga kami pulang dahulu ke rumah. Ia makan sehari-hari dari pemberian tetangga dan warga sekeliling rumah," kata Usri.

Ia menambahkan, Firdian awalnya karena pernah terjatuh ketika kerja sehingga membuat sakit pada tulang ekornya.

"Ia ini pernah jatuh saat kerja di TI, tetapi ia tidak begitu menanggapi awalnya, lalu makin parah dan diperiksa ada pergeseran tulang," ujarnya.

Selain itu, kondisi keluarga Firdian sangat memerlukan bantuan. Ayah Firdian saat ini juga sedang dirawat di rumah sakit karena menderita sakit komplikasi lever dan ginjal.

Dengan kondisi yang serba terbatas, pihak keluarga hanya pasrah, dan terus saling membantu untuk pengobatan Firdian yang sebelumnya menggunakan BPJS.

"Kita sudah usaha di sini, berobat kampung sudah beberapa kali dilakukan, tetapi kondisinya makin parah," ujarnya.

Dengan kondisi yang hanya bisa terbaring, Firdian hari-harinya buang air besar dan kecil dalam posisi terbaring di atas kasur, istrinya yang setiap hari setia merawatnya.

"Ia kencing dan buang air besar diatas kasur karena ia tidak bisa duduk dan berdiri, tiap hari istrinya merawat karena ibunya telah meninggal dan ayahnya sedang sakit," kata Usri.

Keluarga sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah atau dermawan yang tergugah hatinya melihat sakit yang Firdian derita. Dermawan yang ingin membantu bisa menghubungi Usri di nomor HP: 081368583249

Penulis: Riki Pratama
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved