Bawaslu Bangka Awasi Pertemuan Rakor Kades yang Dihadiri Alexander Fransiscus

jika terindikasi terbukti terindikasi pelanggaran maka masuk ke ranah pidana pemilu tetapi untuk urusan pidana kewenangan Kondiv

Bawaslu Bangka Awasi Pertemuan Rakor Kades yang Dihadiri Alexander Fransiscus
Bangkapos/Nurhayati
Komisioner Bawaslu Kabupaten Bangka mengkonfirmasi rapat koordinasi para kepala desa (kades) di Kabupaten Bangka dengan Calon DPD RI Alexander Fransiscus yang berlangsung, Rabu (3/10/2018) di Hotel ST 12 Sungailiat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Bawaslu Kabupaten Bangka mengawasi rapat koordinasi para kepala desa (kades) di Kabupaten Bangka, yang berlangsung, Rabu (3/10/2018) di Hotel ST 12 Sungailiat.

Pasalnya dalam rakor para kades tersebut dihadiri oleh Calon Legislatif Alexander Fransiscus yang mencalonkan diri sebagai DPD RI asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Bawaslu Kabupaten Bangka mensinyalir adanya dugaan pelanggaran yang melibatkan para kades.

"Kami akan terus mengawasi ini karena ada dugaan pelanggaran mengindikasikan atau kadesnya terlibat sebagai tim sukses.

Kalau seandainya dia melibatkan dari sisi pengawasan sampai akhir acara ini berarti ini adalah indikasi dugaan pelanggaran tetapi sebagai Bawaslu Kabupaten Bangka kami upayakan untuk mencegah terlebih dahulu supaya itu tidak terjadi," jelas Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Bangka Zulkipli kepada bangkapos.com.

Untuk itu pihaknya menyampaikan kepada Alexander Fransiscus agar tidak memberikan materi yang mengandung unsur kampanye karena akan mengakibatkan adanya indikasi pelanggaran yang melibatkan kades.

"Itu saja yang kami hindari dari sisi Bawaslu intinya untuk mencegah terlebih dahulu," kata Zulkipli.

Diakuinya posisi Alexander Fransiscus sudah melekat sebagai caleg maka bawaslu harus mengawasi pertemuan tersebut, kendati sekarang sudah masa kampanye tetapi karena audiensnya para kades di Kabupaten Bangka maka bawaslu harus benar-benar jeli mengawasi pertemuan itu.

"Jangan-jangan kades disini terlibat dari sisi timses atau apanya tetapi kami juga harus tetap melihat undang undang dulu betul tidak beliau ini melibatkan kades," jelas Zulkipli.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved