Warkop Berdarah di Beltim, Pihak Keluarga Ingin Pelaku Dihukum Setimpal dengan Perbuatannya

Kakak Ipar nya tersebut mengatakan dimata keluarga besar almarhum orangnya baik, sopan, lemah lembut, murah senyum, ramah

Warkop Berdarah di Beltim, Pihak Keluarga Ingin Pelaku Dihukum Setimpal dengan Perbuatannya
Istimewa
Korban penganiayaan di dusun Nunjau Desa Gantung, Kecamatan Gantung 

Laporan Wartawan Pos Belitung Suharli

BANGKAPOS.COM, BELITUNG TIMUR - Almarhum Sari (28) korban pembunuhan di warung kopi dana Nunjau, Kecamatan Gantung, Belitung Timur (Beltim) dikenal keluarga dengan sosok yang ramah dan mudah bergaul.

Karmila (40) kakak Ipar dari almarhum Sari ketika ditemui posbelitung.co di RSUD Beltim mengatakan, Almarhum memiliki tiga orang anak. Yang mana dua orang anaknya ikut dengan almarhum.

"Usia kelas 4 SD dan TK B, yang ketiga sedang anak umur satu tahun ikut dengan suami sirinya dulu," ujar Karmila.

Karmila istri dari Aneng (35) Abang tertua almarhum Sari, terakhir ketemu Selasa, (2/9/2018) pagi, menurut Karmila ketika itu almarhum Sari hendak mengantar anaknya yang masih TK ke sekolah.

Karmila menjelaskan Sari tinggal dengan orang tuanya di Dusun Baru bersama dua anaknya.

"Dari siang pukul 13.00 sampai dengan pukul 17.00 kerja di Warkop miliknya, itu pulang sebentar kerumah, nanti balik kerja lagi sekitar pukul 19.00 sampai dengan pukul 12.00, setiap hari rutinitas seperti itu, kata Karmila.

Kakak Ipar nya tersebut mengatakan dimata keluarga besar almarhum orangnya baik, sopan, lemah lembut, murah senyum, ramah dan tidak pernah bikin masalah.

Pihak keluarga pun menginginkan perbuatan pelaku, dibalas setimpal.

"Setimpal saja lah, tapi ini kan sekarang Hukum, jadi kami serahkan semuanya kepihak yang berwajib," beber Karmila.

Halaman
123
Penulis: Suharli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved