Jepang Hibahkan Bantuan 10 Mesin Pengering Ikan Asin di Kecamatan Sijuk

Ada 10 unit mesin pengering ikan asin, Kamis (4/10/2018) di serahkan kepada nelayan di Kecamatan Sijuk sebagai bentuk bantuan.

Jepang Hibahkan Bantuan 10 Mesin Pengering Ikan Asin di Kecamatan Sijuk
IST
Kepala Desa Tanjung Binga (kiri), Rabu (3/10) menerima bantuan hibah mesin pengering ikan asin dari Jepang. 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Ada 10 unit mesin pengering ikan asin, Kamis (4/10/2018) di serahkan kepada nelayan di Kecamatan Sijuk sebagai bentuk bantuan.

Teknologi canggih itu diserahkan oleh Kedutaan Besar Jepang melalui program grassroots (akar rumput) Official Development Assitant (ODA).

Pemerintah Jepang memberikan mesin itu, sekaligus sebagai bentuk komitmen hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang.

Hingga kini hubungan tersebut sudah berjalan hingga 60 tahun. Semula penyerahan mesin tersebut secara simbolis dilakukan di Balai Desa Tanjung Binga, Kecamatan Sijuk.

Sekretaris Kedua Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia Kazuho Yoshida mengatakan, program tersebut dilakukan melalui sebuah tender, dan aplikasi teknologi pengeringan ikan asin ini sebagai bentuk peningkatan kesejahteraan keluarga nelayan kecil di Negeri Laskar Pelangi.

"Ini merupakan proyek bantuan hibah Grassroots Jepang senilai Rp 717.000.000,-. Setelah penandatangan kontrak yang dilakukan pada bulan Maret 2018 kemarin di Kantor Kedutaan Besar Jepang Jakarta, sekarang mesin itu kami perbantukan untuk nelayan," kata Kazuho Yoshida.

Bantuan mesin pengering ikan asin ini, semula dimotori oleh Komunitas Karya Muda Belitung (KMB). Ada 10 unit mesin pengering ikan telah diberikan kepada nelayan di Tanjung Binga. Lima unit mesin berukuran besar, dan lima unit mesin berukuran kecil.

Desa yang menerima bantuan tersebut Desa Batu Itam, Desa Terong, Desa Tanjung Binga, Desa Keciput, Desa Sijuk dan Desa Sungai Padang.

"Kerjasama ini adalah capaian dari kerja keras kawan-kawan muda di komunitas ini dan terima kasih untuk segala pihak yang telah mendukung," kata Ketua KMB Suryandaru.

Sementara Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Gerakan yang dilakukan oleh KMB sebagai bentuk kontribusi dalam membangun daerah.

Namun pemberian program hibah tersebut, diharapkan tidak hanya untuk saat ini, namun buat masa yang akan datang.

"Diharapkan dengan adanya teknologi ini, nelayan bisa menambah pengetahuan dan keterampilan produksi secara tepat guna, dan saya minta manfaatkan kualitas serta kuantitas ikan asin ini agar menghasilkan produk olahan laut lainnya yang berkualitas tinggi," pungkasnya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved