Didit Srigusjaya Akui Masih Ada Perusahaan Sawit Membandel

Masih ada beberapa perusahaan yang membandel. Mereka tidak melaksanakan harga sesuai dengan kesepakatan.

Didit Srigusjaya Akui Masih Ada Perusahaan Sawit Membandel
Bangka Pos / Hendra
Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM -- Harga tandan buah sawit (TBS) petani mandiri di Bangka Belitung, khususnya pulau Bangka sudah mulai ada kenaikan dari sebelumnya.

Sejumlah perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS) mulai melaksanakan kesepakatan awal harga antara pemerintah, PKS dan petani sawit.

Akan tetapi kata Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya masih ada beberapa perusahaan yang membandel. Mereka tidak melaksanakan harga sesuai dengan kesepakatan.

“Kita akui masih ada yang membandel, tapi sudah sebagian besar mau mengikuti,” kata Didit Srigusjaya kepada bangkapos.com, Jumat (5/10/2018).

Terkait dengan perusahaan yang masih membandel ini, Didit meminta Pemerintah Daerah jangan main-main, harus ada tindakan tegas bagi yang melanggar kesepakatan.

“Jika perusahaan tidak mampu menindaklanjuti pergub soal harga sa wit ini artinya sama saja sudah melecehkan pemerintah,” kata Didit. (*)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved