Dinas Kelautan dan Perikanan Lima Hari Patroli Pengawasan di Perairan Bangka Belitung

Operasi terpadu pengawasan yang dilakukan kali ini meliputi, kapal perikanan, usaha budidaya, dan pemanfaatan pulau-pulau kecil.

Dinas Kelautan dan Perikanan Lima Hari Patroli Pengawasan di Perairan Bangka Belitung
Istimewa
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulaun Bangka Belitung sedang melakukan Patroli Terpadu Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan selama lima hari. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM -- Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sedang melakukan Patroli Terpadu Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di seluruh laut wilayah Bangka Belitung selama lima hari berturut-turut.

Kepala DKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dasminto Jumat (5/10/2018) mengatakan patroli ini dimulai dari tanggal 1 - 5 Oktober 2018 serta ini program rutin tahunan.

Karena tidak adanya kewenangan Kabupaten atau Kota lagi, sehingga tugas Pengawasan itu dilaksanakan oleh DKP Provinsi dikoordinasikan dengan Instansi terkait.

"Pihaknya melakukan Patroli Terpadu dengan menggunakan Kapal Pengawas PARI di Perairan Pulau Belitung yg terdiri dari Pengawas Perikanan DKP Provinsi, Satwas SDKP Belitung,  dan Personel dari Dinas Perikanan Belitung," ujarnya.

Operasi terpadu pengawasan yang dilakukan kali ini meliputi, kapal perikanan,  usaha budidaya, dan pemanfaatan pulau-pulau kecil.

Koordinator BOOST Centre sekaligus Pengawas Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung, Kemal Taj,  mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan patroli terpadu pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan adalah untuk mengawal tertib pelaksanaan peraturan Perundang-Undangan di Bidang Kelautan dan Perikanan oleh semua Pelaku Usaha Perikanan.

Pelaku usaha perikanan terdiri dari pelaku usaha penangkapan atau pengangkutan Ikan,  pelaku usaha pembudidayaan ikan, pelaku usaha pengolahan, pemasaran, dan distribusi hasil perikanan, pelaku usaha pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau Kecil.

"Harapan kedepannya, agar semua pelaku usaha perikanan tertib dan taat terhadap peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Terutama dalam kewajiban memiliki dokumen perizinan," tutup Kemal kepada bangkapos.com

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved