Dugaan Pelanggaran Kampanye Pemilu, Bawaslu Bangka Panggil Para Kades

Bawaslu Kabupaten Bangka melakukan pemanggilan para kepala desa, Sekjen Apdesi Syaiful Ahyar dan Calon Anggota DPD RI Alexander Fransiscus

Dugaan Pelanggaran Kampanye Pemilu, Bawaslu Bangka Panggil Para Kades
Bangka Pos / Nurhayati
Corri Ihsan

Ditegaskannya bahwa kades pihak yang dilarang untuk terlibat dalam politik praktis. Namun ia belum bisa menyimpulkan keterlibatan para kades karena masih tahap awal.

"Sampai siang ini sekitar enam orang baru terklarifikasi hari ini. Kita sampai sore ada empat lagi jadi ada 10. Di hari sebelumnya dua hari setelah pertemuan langsung ditindaklanjuti termasuk Pak Alexander Fransiscus nya sudah kita klarifikadi kemudian Sekretaris Apdesi Pak Syaiful Ahyar sudah kita mintain klarifikasi juga," kata Corri.

Ditanyakan mengenai sanksi jika terbukti melakukan adanya mobilisasi para kades untuk kampanye pihaknya masih melihat arahnya kemana, apakah ada unsur pidana pemilu atau hanya pelanggaran administrasi saja.

Corri menilai masih terlalu dini jika disampaikan arahnya kemana karena masih melakukan tahap klarifikasi.

"Kita harapkan informasi terkait penanganan ini silahkan disampaikan ke masyarakat bahwa bawaslu serius menangani ini dan aturannys jelas. Yang kita lakukan klarifikasi juga jelas," ungkap Corri.

Dari klarifikasi tersebut akan dikembangkan dan pihaknya akan menggali semua informasi dari pihak terkait dalam pertemuan tersebut.

"Kita coba maksimal menangani ini dan serius menanganinya. Ini menjadi sorotan publik karena banyak yang mempertanyakan keberadaan bawaslu seperti apa dan ini kami buktikan bahwa kami serius menangani masalah ini," tegas Corri.

Mengenai indikasi adanya dugaan Apdesi mengkoordinir pertemuan tersebut, pihaknya belum bisa menyampaikan nanti akan disampaikan setelah disimpulkan oleh bawaslu.

"Saya belum berani menyimpulkan itu karena masih terlalu dini, masih berproses tapi harapan kami media mengupdate informasinya biar masyarakat tahu perkembangan kasusnya seperti apa. Di Kabupaten Bangka ini pertama kita coba tangani, kita cek memang benar ada pertemuan itu apakah ada unsur kampanyenya ini baru kita coba gali. Setelah kita gali baru ditetapkan apakah pelanggaran administrasi atau ada unsur pidana pemilu," tegas Corri.

Kades Petaling Banjar Mahrob mengaku pihaknya sebagai kades memenuhi panggilan Bawaslu Kabupaten Bangka terkait pertemuan di Hotel ST 12 Sungailiat.

"Kami menjawab apa adanya, sepengetahuan kami," kata Mahrob.

Dia membantah jika pertemuan tersebut sengaja dikoordinir untuk menghadiri pertemuan dengan Calon Anggota DPD RI Alexander Fransiscus.

Menurutnya pertemuan tersebut merupakan pertemuan rutin para kades di Kabupaten Bangka.(*)

Penulis: nurhayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved