Harga TBS Pekan Ini Kembali Turun, Tingkat Pabrik Dibeli Rp 995/kg

Ketua Apkasindo Babel, Alfian mengatakan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang ditetapkan pemerintah kembali turun

Harga TBS Pekan Ini Kembali Turun, Tingkat Pabrik Dibeli Rp 995/kg
Dokumen Bangka Pos
Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) provinsi Bangka Belitung, H Alfian. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM - Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit (Apkasindo) Babel, Alfian mengatakan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang ditetapkan pemerintah kembali turun berdasarkan rapat bersama yang dilakukan pada Senin (8/10) lalu.

Jika sebelumnya disepakati harga tingkat pabrik Rp 1.028 maka mulai pekan ini harga tingkat pabrik menjadi Rp 995/kg.

Dengan harga Rp 995/kg di tingkat pabrik, ia mengestimasikan seharusnya harga di tingkat petani bisa Rp.650-700. Namun, faktanya hari ini harga ditingkat petani masih berkisar Rp 400-500/kg.

"Minggu ini berlaku harga baru Rp 995 di tingkat oKalau harga ini di tingkat pabrik, biasanya di tingkat petani harusnya masih bisa Rp 700, karena 200 itu biasanya yang punya DO ambil keuntungan tapi masih bisa Rp 650-700, kalau deket dengan pabrik mungkin bisa Rp 800," katanya, Selasa (9/10/2018).

Ia juga berharap pengumpul tidak menarik keuntungan yang tinggi dengan kondisi harga TBS yang terus turun.

"Kalau semua belum sepakat satu hati menggunakan harga yang ditetapkan pemerintah tidak akan bagus harga. Harus ada penegasan dari provinsi kalau pabrik harus ikut harga yang sudah ditetapkan, jangan banyak alasan ini itu. Pengumpul juga beli ke petani jangan terlalu murah," katanya.

Saat ini petani masih tergantung ke tengkulak, pasalnya tengkulak dan pemilik DO lah yang bisa memasukkan ke pabrik.

"Punya saya aja, yang harusnya panen hari Jum'at baru hari ini saya bisa kirim ke pabrik dengan alasan kouta, saya harus cari DO supaya bisa masuk. Harga di petani m sekarang 400-500/kg, yang seharusnya bisa Rp 600-700 ini yang harus dikejar," tambahnya.

Ia menyebutkan untuk mengatasi hal ini Apkasindo dalam waktu dekat akan membentuk koperasi petani Sawit yang dinaungi Apkasido. Sehingga, nantinya petani bisa menjual langsung ke pabrik tanpa harus ke pengumpul dan pemilik DO sendiri.

Langkah pembentukan koperasi merupakan upaya untuk meningkatkan harga jangka pendek. Nantinya, koperasi inilah yang akan menjembatani agar petani bisa menjual langsung ke pabrik sehingga harga yang didapatkan petani lebih tinggi.

"Dalam waktu dekat akan bentuk koperasi petani sehingga petani bisa jual langsung ke pabrik jadi tidak ada lagi mata rantai yang panjang untuk pemotongan harga. Mungkin Minggu ini sudah bentuk, minggu depan semoga bisa badan hukum, habis itu kita ajukan proposal ke pabrik untuk bisa terima dari koperasi," katanya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved