Tersangka Korupsi Pipa Merawang Kembali Diperiksa

Terkait perkara tipikor itu pula, pihak penyidik Pidsus Kejati Babel kembali memeriksa seorang tersangka

Tersangka Korupsi Pipa Merawang Kembali Diperiksa
BANGKAPOS/Ryan
Kasi Penkum Kejati Babel, Roy Arland 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM - Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) kembali memastikan jika berkas perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) proyek Rehabilitasi Pipa Transmisi PDAM Merawang, Bangka dalam waktu dekat ini segera dilimpahkan ke pihak Pengadilan Negeri (Tipikor) Pangkalpinang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Babel, Roy Arland kepada bangkapos.com, Selasa (9/10/2018).

"Secepatnya kita limpahkan (pelimpahan berkas perkara -- red)," kata Roy.

Terkait perkara tipikor itu pula, ditegaskanya jika pihak penyidik Pidsus Kejati Babel kembali memeriksa seorang tersangka, A Roni, Selasa (9/10/2018).

Diterangkanya, A Roni selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) diperiksa terkait kegiatan proyek Rehabilitasi Pipa Transmisi PDAM Merawang, Bangka senilai Rp 4,7 M tahun anggaran 2016 bersumber dari dana APBN.

"Yang bersangkutan (A Roni -- red) dilakukan pemeriksaan tambahan," terangnya singkat.

Pemeriksaan tambahan terhadap tersangka (A Roni) berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang.

Terkait perkara kasus itu pula pihak penyidik Pidsus Kejati Babel pun sebelumnya pun telah menetapkan sedikitnya ada 4 orang tersangka lainnya.

Namun tersangka tersebut hingga saat ini justru tidak dilakukan penahanan karena para tersangka bersikap kooperatif.

Terkait perkara ini penyidik Pidsus Kejati Babel memperkirakan kerugian negara sementara atas kegiatan proyek tersebut (Rehabilitasi Pipa Transmisi Merawang) di bawah naungan intansi atau Satker SNVT Pelaksana Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA), Sumatera VII Provinsi Babel itu mencapai Rp 1,9 M.

Namun perkiraan total kerugian keuangan negara sementara senilai itu (Rp 1,9 M) itu justru belum lama ini telah dikembalikan para tersangka kepada pihak Kejati Babel meski dilakukan secara bertahap. 

Penulis: ryan augusta
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved