Pembuat Arang Ini Gunakan Shabu Untuk Doping Selama Bekerja

Maliki (37), yang sehari-harinya bekerja sebagai pembuat arang di Kelurahan Parit Lalang, Pangkalpinang harus berurusan dengan meja sidang

Pembuat Arang Ini Gunakan Shabu Untuk Doping Selama Bekerja
Bangkapos/Yudha Palistian
Suasana sidang diruang tirta PN Pangkalpinang saat petugas sipir tahanan membuka borgol terdakwa untuk disidangkan, Rabu (10/10). 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM -- Maliki (37), yang sehari-harinya bekerja sebagai pembuat arang di Kelurahan Parit Lalang, Pangkalpinang harus berurusan dengan meja sidang Pengadilan Negeri (PN) Pangkalpinang lantaran menggunakan narkotika jenis shabu, Rabu (10/10/2018).

Majelis Hakim yang memimpin sidang pertama tersebut yakni Sri Endang A Ningsih dan Hakim Anggota (Iwan Gunawan dan Hotma Sipahutar)  turut menanyakan alasan terdakwa menggunakan barang haram tersebut.

"Apa alasan terdakwa menggunakan barang haram tersebut?  Serta sudah berapa lama usaha arang anda berlangsung?," tanya Sri Endang selaku Ketua Hakim di hadapan persidangan.

Maliki yang hanya terdiam, kemudian ia menjawab menggunakan shabu untuk doping selama bekerja yang sudah dikonsumai selama enam bulan sedangkan usaha arangnya sudah berlangsung selama tiga setengah tahun.

Dalam waktu yang bersamaan,  Jaksa Penuntut Umum (Hidajaty)  menuturkan,  pada Minggu (22/7/2018) lalu sekira pukul 02.00 wib, bertempat di Jalan Labu  Rt 002/Rw 003 Kelurahan Parit Lalang Kecamatan Rangkui Kota Pangkalpinang, ditemukan satu paket kecil Narkotika jenis Shabu.

"Saksi Bripda Gunawan dan Saksi Bripda Catur panji serta anggota tim lainnya yang sudah menunggu dilokasi langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa, serta dilakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh saksi Soedarman selaku ketua RT," jelas JPU dalam persidangan.

Maliki memperoleh paket Narkotika tersebut dari seseorang perempuan bernama Ayuk (DPO) dan telah tiga kali membeli baik untuk digunakan sendiri dan juga untuk dijual kembali.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan Laboratoris No.116AT / VIII / 2018 / BALAI LAB NARKOBA tertanggal 09 Agustus 2018, menyimpulkan bahwa barang bukti berupa Narkotika jenis Shabu setelah dilakukan pemeriksaan secara Laboratoris adalah positif Metamfetamina.

Perbuatan para terdakwa tersebut diatur dan diancam sesuai Pasal 114 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika .

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved