BPTP Babel Teliti Sampel Limbah yang Cemari Irigasi dan Sawah Desa Rias

Limbah tersebut sebelumnya dikeluhkan petani Setempat. Menurut petani dan Kepala Desa Rias, limbah

BPTP Babel Teliti Sampel Limbah yang Cemari Irigasi dan Sawah Desa Rias
Bangka Pos / Antoni Ramli
Aliran irigasi di Desa Rias yang bewarna kecoklatan akibat limbah aktivitas penambangan 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Anthoni Ramli

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepulauan Bangka Belitung, telah mengambil sempel limbah Tambang Inkonvensional (TI) yang mencemari irigasi dan sawah petani desa Rias, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Limbah tersebut sebelumnya dikeluhkan petani Setempat. Menurut petani dan Kepala Desa Rias, limbah tersebut berasal diketahui berasal dari aktifitas penambang pasir timah di desa Bikang, Kecamatan Toboali.

Peneliti BPTP Babel Asmadi, Kamis (11/10/2018) menyebut dalam waktu dekat pihaknya akan melaporkan hasil uji lab ke Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman.

" Untuk mengetahui hasil uji lab nya tidak perlu waktu lama ya, makanya nanti kalau sudah ada hasil nya langsung kami sampaikan ke pak Gubernur. Karena ini atensi beliau," ujar Asmadi.

Lebih lanjut dikatakan Asmadi, pencemaran limbah TI ini berimbas pada perkembangan tanaman padi jangka panjang.

Terlebih jika limbah tersebut mengandung logam.

Selain menghambat pertumbuhan tanaman, kebutuhan asupan pupuk pada tanaman juga akan bertambah.

Selain itu, area persawahan akan menjadi lebih dangkal.

" Pada umunya tentu menggangu perkembangan tanaman itu sendiri ya. Apalagi kalau mengandung logam, umunya tadi misalnya menghabiskan dua karung pupuk bisa jadi nambah tiga atau empat karung. Itu jangka pendek, kalau jangka panjang nya, pendangkalan karena digenangi lumpur," ujar Asmadi.(*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved