Capaian Imunisasi MR di Babel Baru 55,38 Persen

Capaian Imunisasi Measless Rubella di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga 10 November baru mencapai 55,38 persen

Capaian Imunisasi MR di Babel Baru 55,38 Persen
Bangkapos/Agus Nuryadhyn
Wagub Babel H Abdul Fattah saat melepas balon menandai dilakukan kampanye pencanangan penyuntikan imunisasi MR di Lapangan Bola Desa Padangbaru Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Capaian Imunisasi Measless Rubella di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga 10 November baru mencapai 55,38 persen dari total target 370.446 anak usia 9 bulan- kurang dari 15 tahun.

Babel berada diurutan 9 terendah secara nasional untuk capaian cakupan imunisasi MR. Padahal waktu pelaksanaan imunisasi MR akan berakhir pada Oktober.

Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono Susanto mengatakan pihaknya tetap optimis bisa mencapai target kekebalan komunitas yakni 95 persen dari target harus diimunisasi MR.

"Kita harus optimis kalau memang masyarakat belum semua bisa menerima kami juga realistis mungkin perlu waktu.
Kalau enggak bisa, yang penting kita sudah berusaha untuk memaksimalkan, katanya, Kamis (11/10/2018).

Ia berharap masyarakat dapat memahami hal ini, jika tidak terjadi kekebalan komunitas berpotensi terjadi kejadian luar biasa. Sebagaimana diketahui di Babel sudah ada puluhan kasus Congenital Rubella Syndrome (CRS).

"Kalau harapan pemerintah pusat harus mencapai 95 perzen, kalau tidak sampai diimunisasi dasar yang harus dikejar. Kalau enggak sampai potensi KLB. Makanya semua harus mendukung," katanya.

Disinggung adanya penolakan orang tua siswa yang berpotensi membahayakan, Mulyono menyebutkan para petugas imunisasi di lapangan dapat melibatkan aparat hukum maupun Bhabinkamtibmas untuk mendampingi pelaksanaan imunisasi.

"Dari Kemendagri ada surat yang ditujukan ke Pak Gubernur, setiap imunisasi agar bisa menghubungi polisi babinkamtibmas atau aparat hukum untuk mendampingi kalau memang dibutuhkan," katanya.

Sejauh ini, menurutnya di Babel ada yang memang sudah didampingi aparat penegak hukum dan ada juga tidak. Hal ini tergantung pada kondisi.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved