Dua Tahun Pemerintah Biayai 4.689 Rumah Subsidi di Babel

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam dua tahun terakhir membiayai 4.689 unit rumah

Dua Tahun Pemerintah Biayai 4.689 Rumah Subsidi di Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Direktur Bina Sistem Pembiayaan dan Perumahan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rifaid M. Nur. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam dua tahun terakhir membiayai 4.689 unit rumah KPR Bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Babel.

Hal ini dihitung berdasarkan pemberian fasilitas untuk menurunkan suku bunga, melalui dua program yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB).

Sepanjang tahun 2017 dan 2018, MBR lebih banyak menggunakan sistem SSB, yakni pemerintah hanya mengganti selisih bunga pasar dengan bunga subsidi yang dibayarkan ke bank penyalur KPR.

Tahun 2017, pemerintah telah membantu MBR untuk mendapatkan rumah KPR Bersubsidi sebanyak 3.014 unit yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Dengan Rincian 596 unit dengn FLPP dan 2.418 unit dengan SSB.

Sedangkan tahun 2018 sudah ada 1.675 unit KPR Bersubsidi yang pembiayaannya dibantu oleh pemerintah yakni 219 unit dengan FLPP dan 1.456 unit dengan SSB.

Direktur Bina Sistem Pembiayaan dan Perumahan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rifaid M. Nur mengatakan penyaluran kredit rumah bersubsidi banyak melalui Bank BTN.

"Pemerintah melalui program pembiayaan terus membantu pemerintah untuk mendapatkan akses pembiayaan agar bisa memiliki rumah. Selain suku bunga ini kan ada bantuan uang muka Rp 4 juta/unit," katanya dalam sosialisasi kebijakan dan program nasional bidang perumahan kepada masyarakat Bangka Belitung melalui Dinas Perumahan dan Permukiman tingkat Kabupaten/kota, di Soll Marina Hotel, Kamis (11/10/2018).

Ia tak menampik pembangunan perumahan KPR bersubsidi masih didominasi di Kota Pangkalpinang, tahun 2017 saja ada 1600 unit yang dibantu pembiayaannya oleh pemerintah. Sedangkan tahun 2018 sudah mencapai 866 unit.

"Di Pangkalpinang memang lebih banyak dan kita memang fokus untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah sehingga mereka punya akses untuk memiliki rumah," sebutnya.

Ia menyampaikan pemerintah memiliki target untuk membantu 1 juta rumah pertahunnya. Saat ini target itu belum tercapai sepenuhnya.

"1 juta rumah/tahun ini kan tidak hanya diberikan kepada MBR tapi ada kjuga yang komersil. Kalau digabung sudah lebih 90 persen capaiannya. Kalau MBR ini memang kita terbatas anggaran fasilitas tadi hanya bisa memberikan Sekitar 222 ribu unit," tambahnya.

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved