Edukasi Para Mahasiswa, Jasa Raharja Hadir Dalam Program BUMN Mengajar



Dalam kuliah umum BUMN mengajar ini Jasa Raharja mengedukasi masyarakat sebagai peran dan fungsi Jasa

Edukasi Para Mahasiswa,  Jasa Raharja Hadir Dalam Program BUMN Mengajar


Bangkapos/Yudha Palistian
?Suasana Program BUMN mengajar dari PT Jasa Raharja di STIE Pertiba Pangkalpinang. 

Laporan Wartawan Bangka Pos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM,  BANGKA -- Bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pertiba, Kamis (10/10), PT Jasa Raharja (Persero) wilayah Bangka Belitung mengedukasi mahasiswa dengan tajuk peranan perusahaan BUMN tersebut sebagai asuransi masyarakat Indonesia.

Kepala Cabang Jasa Raharja Babel, Permadi Anggrimulja,  menuturkan kegiatan ini merupakan salah satu wujud BUMN hadir untuk  negeri melalui program BUMN mengajar, agar masyarakat merasakan peran BUMN khususnya bagi pelajar dan mahasiswa  di Babel.

"Dalam kuliah umum BUMN mengajar ini Jasa Raharja mengedukasi masyarakat sebagai peran dan fungsi Jasa Raharja dan mekanisme pembayaran santunan untuk korban yang cacat, meninggal dunia, biaya perawatan hingga penguburan," jelasnya kepada Bangkapos.

Ia juga menambahkan,  melalui kuliah umum tersebut,  pihaknya mengedukasi mahasiswa agar mengetahui tugas utama jasa raharja yang membayar santunan untuk korban kecelakaan penumpang umum dan lalu lintas jalan.

"Kita rutin menggelar kegiatan ini diseluruh SMA maupun SMK dan beberapa kampus yang ada di Babel, agar masyarakat mengetahui tugas utama Jasa Raharja sekaligus mengedukasi mereka generasi muda akan pentingnya menjaga keselamatan saat berkendara," bebernya.

Selain itu,  Jasa Raharja memanfaatkan media sosial  dalam menyebarkan informasi ke masyarakat dan jaringan pelayanan Jasa Raharja yang ada di kantor cabang, kantor samsat dan samsat keliling.

Besaran santunan yang diberikan untuk semua korban kecelakaan lalu lintas, seperti korban yang meninggal dunia berhak mendapat santunan sebesar Rp 50 juta yang diserahkan kepada ahli waris, korban cacat tetap Rp 50 juta, biaya perawatan maksimal Rp 20 juta dan biaya penguburan Rp 4 juta.

Dalam kegiatan itu, turut pula pelayanan kesehatan gratis untuk para dosen dan mahasiswa yang ingin melakukan cek kesehatan dari tensi, gula darah, kolestrol dan asam urat. (*)

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved