Ingin Dibawa Kementrian Pertanian RI, Aksan Minta Pemprov Kumpulkan Data Petani Sawit di Babel

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Aksan Visyawan meminta data jumlah petani sawit mandiri di Bangka Belitung.

Ingin Dibawa Kementrian Pertanian RI, Aksan Minta Pemprov Kumpulkan Data Petani Sawit di Babel
Dokumen Bangka Pos
Kondisi kebun petani non plasma di Kabupaten Bangka. Tampak seorang pemetik buah sawit (TBS) di lokasi kebun rakyat. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM -- Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Aksan Visyawan meminta Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan data jumlah petani sawit mandiri di Bangka Belitung.

Data ini kata Aksan akan dibawa ke Kementrian Pertanian RI. Pasalnya, harga TBS sawit khususnya petani di Bangka Belitung lebih rendah dibandingkan dengan daerah lainnya.

“Mana datanya. Ini penting dan masalah yang serius kalau ingin membantu petani sawit khususnya yang petani mandiri atau swasta di Bangka Belitung ini,” ujar Aksan kepada bangkapos.com, Kamis (11/10/2018).

Dikatakan Aksan, berdasarkan Permentan pabrik sawit hanya diperbolehkan membeli TBS sawit dari petani mandiri dan koperasi. Diluar aturan itu hanya kebijakan dari perusahaan saja.

Akan tetapi, dengan kondisi melimpahnya TBS milik perusahaan sawit dan mitranya harga sawit petani mandiri ini merosot.

“Kalau sesuai dengan permentan, pabrik hanya bisa membeli yang mitra dan koperasi. Yang jadi permasalahan sawit petani mandiri ini juga cukup banyak. Sementara daya tampung pabrik tidak cukup, untuk dari perkebunan mereka dan mitra juga sudah cukup banyak. Makanya kita minta ke pusat untuk diberikan perlakukan khusus,” jelas Aksan.

Subscribe Channel Youtube Bangka Pos:

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved