Kasus Tambang di Hutan Produksi Desa Cit Riau Silip Jaksa Masih Lengkapi Berkas

Berkas perkara tambang di hutan produksi Desa Cit Riausilip Bangka, masih dilengkapi oleh Penutut Umum Kejari Bangka.

Kasus Tambang di Hutan Produksi Desa Cit Riau Silip Jaksa Masih Lengkapi Berkas
Capture Youtube
Hutan Lindung Belinyu Dibabat Tambang Ilegal Ada yang Gunakan Alat Berat 

Laporan wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKA POS.COM, BANGKA-- Berkas perkara tambang di hutan produksi Desa Cit Riausilip Bangka, masih dilengkapi oleh Penutut Umum Kejari Bangka.

Dalam waktu dekat, penuntut umum bakal menyerahkan perkara atas nama Tersangka Heris Sunandar ke Pengadilan Begeri (PN) Sungailiat.

Kepala Kejari Bangka R Jeffri Huwae diwakili Kasi Intel, Andre kepada Bangka Pos Groups, Kamis (11/10/2018) memastikan hal itu.

"Proses administrasi untuk pelimpahan sudah kita siapkan. Tinggal proses fisik penyerahan, berkasnya saja," kata Andre.

Mengenai Tersangka Heris Sunandar, orang yang diduga pemilik tambang menurut Andre, saat ini masih jadi tahanan Penuntut Umum Kejari Bangka.

Tersangka akan beralih status jika nanti berkas perkara sudah diterima pengadilan setempat.

"Dan tinggal dikirim ke pengadilan berkasnya. Administrasi sudah selesai, tinggal teknis pengirimnya saja. Status tersangka Heris Sunandar yang pasti setelah kita limpahkan nanti, itu tanggung jawab pengadilan," katanya.

Mengenai daftar pencarian orang (DPO), yang ditujukan pada pengusaha Sungailiat berinsiatif AMK, menurut Andre menjadi tanggung-jawab penyidik, Gakum Kemenhut RI. Sebab perkara ini merupakan hasil operasi Gakum Kemenhut RI, beberapa waktu lalu.

"Kalau dilihat dari proses, setelah DPO itukan diterbitkan penyidik (Gakum). Jadi mengenai DPO itu bebannya ada pada penyidik (Gakum). Tetapi tidak menutup kemungkinan para pihak pihak, termasuk Kejaksaan dan seluruh komponen bisa memberikan informasi terbaru tentang keberadaan DPO kepada penyidik, " katanya.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu, Tim Gakum Kemenhut RI turun ke lapangan. Tim menemukan bukti, adanya pengruaakan kawasan hutan oleh pengusaha tambang. Buntut operasi ini, seorang bernama Heris Sunandar, dijadikan tersangka.

Tim menyita dua unit alat berat dan bukti lainnya. Sedangkan tersangka lainnya, ditetapkan dalam DPO, berinisial AMK.(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help