Gempa Palu Donggala

Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami Palu Donggala Terus Bertambah, Hingga Kini Tembus 2045 Jiwa

Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah meningkat menjadi 2045 orang.

Korban Tewas Akibat Gempa dan Tsunami Palu Donggala Terus Bertambah, Hingga Kini Tembus 2045 Jiwa
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Puing bangunan di Perumnas Balaroa akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (30/9/2018). Gempa bermagnitudo 7,4 mengakibatkan ribuan bangunan rusak dan sedikitnya 420 orang meninggal dunia. 

BANGKAPOS.COM - Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah, per 10 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB, meningkat menjadi 2045 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.636 orang dari Kota Palu, 171 orang dari Donggala, Sigi 222 orang, Parigi Moutong 15 orang, dan Pasang Kayu Sulawesi Barat 1 orang.

"Awalnya, kami menduga Donggala yang paling parah karena pusat gempa ada di sana. Tapi, ternyata yang paling parah Kota Palu, dan itu akibat tsunami," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Utan Kayu, Jakarta Timur, Rabu (10/10/2018).

Penanggulangan bencana gempa dan tsunami masih terus dilakukan.
Penanggulangan bencana gempa dan tsunami masih terus dilakukan. (Antara/Kompas.com)
Sutopo menjelaskan, korban meninggal dunia paling banyak akibat tersapu tsunami.

Jumlah itu, kata Sutopo, masih bisa bertambah seiring dengan proses evakuasi korban yang masih terus berlanjut.

Baca: 3 Orang Meninggal Akibat Gempa 6,4 SR Guncang Situbondo Dini Hari Tadi

Seluruh korban tersebut, menurut data BNPB, sudah dimakamkan.

Sebanyak 969 korban dimakamkan secara massal, sedangkan 1.076 korban dimakamkan oleh keluarga.

Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat 10.679 orang luka berat. Tercatat pula 671 orang hilang yang diperkirakan masih tertimbun di bawah reruntuhan bangunan akibat gempa dan tsunami.

Selain itu, gempa bermagnitudo 7,4 SR yang terjadi pada 28 September 2018 itu juga mengakibatkan 82.775 mengungsi di sejumlah titik. (Kompas.com)

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved