Mau Punya Rumah Bersubsidi? Cek Pembiayaan Ini yang Akan Didapatkan dari Pemerintah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI mensosialisasi kebijakan dan program nasional bidang perumahan

Mau Punya Rumah Bersubsidi? Cek Pembiayaan Ini yang Akan Didapatkan dari Pemerintah
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Sosialisasi kebijakan dan program nasional bidang perumahan kepada masyarakat Bangka Belitung melalui Dinas Perumahan dan Permukiman tingkat Kabupaten/kota, di Soll Marina Hotel, Kamis (11/10/2018). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI mensosialisasi kebijakan dan program nasional bidang perumahan kepada masyarakat Bangka Belitung melalui Dinas Perumahan dan Permukiman tingkat Kabupaten/kota, di Soll Marina Hotel, Kamis (11/10/2018).

Direktur Bina Sistem Pembiayaan dan Perumahan Rifaid M. Nur menyampaikan ada beberapa pembiayaan dan kemudahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk mendapatkan akses memiliki rumah.

Rifaid memaparkan setidaknya ada lima fasilitas pembiayaan yang diberikan pemerintah, agar masyarakat dapat memiliki rumah untuk memenuhi kebutuhan primer. Pemerintah, menurutnya hadir memudahkan masyarakat untuk memiliki akses untuk mendapatkan pembiayaan.

"Sosialisasi peraturan perundang-undangan yang terkait perumahaan yang akan menjadi fokus terkait dengan bantuan kemudahan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Seluruh Indonesia, pemerintah punya beberapa bantuan," katanya, di sela-sela sosialisasi di Soll Marina Hotel, Kamis (11/10/2018).

Ia menjelaskan pemerintah memberikan fasilitas untuk menurunkan suku bunga, melalui dua program yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB).

"Suku bunga pasar 11-12 persen, dengan bantuan yang ini suku bunga yang akan diterima masyarakat ini hanya 5 persen pertahun, 7 persennya itu dibantu pemerintah," katanya.

Kedua, bantuan uang muka baik LKPP dan SSB yang besarannya Rp 4 juta/unit rumah.

Ketiga, Masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) bebas PPN ketika mereka membeli rumah dengan harga yang telah ditetapkan.

"Bebas PPN 10 persen di Babel ini kan rumah bersubsidi harganya Rp 136 juta. Kalau 10 persen itu kan sudah 13 juta," tambahnya.

Keempat, fasilitas rumah yakni Prasarana dan Sarana dan Utilitas (PSU) satu unit rumah Rp 6.250.000 bentuk bantuan lingkungan, drainase, sesuai dengan lokasi lingkungan perumahan.

Pihaknya juga memberikan kemudahan bagi pengembang yang biasanya dikenakan PPh 5 persen, namun karena membangun rumah subsidi hanya dikenakan PPh 1 persen.

"Kita perlu sosialisasikan ini kepada masyarakat agar tau dan bisa memperoleh haknya, mereka harus tau persyaratannya apa dan mekanismenya seperti apa," katanya.

Subscribe Channel Youtube Bangka Pos:

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help