Prabowo Terus Dikepung, Ahmad Muzani Sebut Pengusaha dan Lembaga Survei Sama-sama Enggan

Prabowo Terus Dikepung, Ahmad Muzani Sebut Pengusaha dan Lembaga Survei Sama-sama Enggan

Prabowo Terus Dikepung, Ahmad Muzani Sebut Pengusaha dan Lembaga Survei Sama-sama Enggan
Youtube/KompasTV
Foto tangkap layar saat Prabowo Subianto mengumumkan Sandiaga Uno sebagai Cawapres, Kamis (9/8/2018) malam 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pilpres 2019 dinilai sebagai pemilu terberat bagi Prabowo Subianto, Cawapres Nomor Urut 02. Terlebih, Pilpres kali ini adalah kali ketiga Prabowo bertarung dalam kontestasi politik dan pesta demokrasi di negeri ini.

Hal ini dikemukakan oleh Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, saat ditanya soal kejanggalan surat pemanggilan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo-Sandiaga, Amien Rais, yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya.

Ia juga ditanya mengenai pengaruh kasus hoaks Ratna terhadap elektabilitas Prabowo di Pilpres 2019. 

"Dari tiga kali maju Pak Prabowo sebagai presiden, yang kebetulan saya tetap jadi sekjen partai yang mengusung Beliau, kami merasakan terus terang (Pilpres) ini adalah bobot terberat Beliau menjadi calon presiden," ujar Muzani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Muzani membandingkan situasi jelang pilpres kali ini dengan pilpres yang diikuti Prabowo pada 2009 dan 2014.

Pada Pilpres 2009, kata Muzani, tidak ada pengerahan kepala daerah untuk mendukung pasangan calon presiden-wakil presiden petahana.

Menurut dia, pada pilpres kali ini banyak kepala daerah yang menyatakan dukungan terhadap pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Bupati yang kami usung pun tidak memiliki keberanian untuk menyatakan dukungan kepada Pak Prabowo-Sandi," kata Muzani.

Kemudian, lanjut dia, beberapa lembaga survei juga enggan dimintai bantuan untuk membantu pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Mereka rata-rata keberatan dengan alasan satu dan lain hal," kata Muzani.

Halaman
12
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved