Ingin selesaikan Pengolahan Timah, Rudianto Tjen: Akan Disampaikan Pada Presiden

Rudianto Tjen menyebut masih ada yang belum maksimal dari pengolahan timah di Babel.

Ingin selesaikan Pengolahan Timah, Rudianto Tjen: Akan Disampaikan Pada Presiden
Istimewa
Rudianto Tjen 

BANGKAPOS.COM -- Rudianto Tjen menyebut masih ada yang belum maksimal dari pengolahan timah di Babel. Menurut Rudianto, hal tersebut karena di Babel belum ada pabrik peleburan timah berskala besar.

Menurut Rudianto, Babel saat ini hanya sebagai tempat penambangan timah saja. Sementara proses peleburan ada di negara-negara tetangga Indonesia.

"Timah ini ada sesuatu yang belum maksimal. Yang punya timah di Babel, tapi yang punya pabrik peleburan timah skala besar ada di Singapura, Malaysia dan Thailand," ucap Rudianto.

"Itu berarti ada yang salah. Yang punya timah kita, tapi yang punya pabrik besar mereka disana," lanjutnya.

Imbas dari hal tersebut, lanjut Rudianto, ketiga negara tersebut bisa mempermainkan harga timah di Indonesia.

"Mereka bisa permainkan harga di Indonesia," ucapnya.

Karena itu, dirinya akan mendorong Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membenahi kesalahan yang ada tersebut. Dirinya pun memohon doa pada semua warga Babel agar Jokowi bisa memperbaiki sistem yang ada sekarang.

"Ini semua akan saya dorong untuk dibenahi oleh Jokowi. Saya mohon dukungannya," tutup Rudianto. (O1)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help