Rudianto Tjen Minta Bantuan PWNU Jaga Persatuan dan Keamanan di Babel Jelang Pilpres

Rudianto Tjen mengadakan silaturahmi dengan Pengurus Wilayah Nadlhatul Ulama (PWNU) Babel.

Rudianto Tjen Minta Bantuan PWNU Jaga Persatuan dan Keamanan di Babel Jelang Pilpres
Istimewa
Rudianto Tjen 

BANGKAPOS.COM -- Rudianto Tjen mengadakan silaturahmi dengan Pengurus Wilayah Nadlhatul Ulama (PWNU) Babel. Dalam sambutannya, Rudianto mengatakan bila kedatangannya untuk meminta bantuan para ulama supaya Babel tetap aman dalam menghadapi Pemilu Serentak 2019.

Rudianto menyebut bila saat ini proses kampanye jelang pemilu 2019 sangat panjang, sekitar 7 bulan. Namun, bukan proses kampanyenya yang menjadi permasalahan.

Dirinya merasa resah karena panasnya suasana Indonesia jelang Pemilu Serentak, khususnya Pilpres.

"Saya mohon bantuan, dalam waktu dekat ini, di tahun 2019 negara kita akan menghadapi Pemilu Serentak. Sekarang kita 7 bulan lebih turun kampanye," kata Rudianto, Jumat (12/10/2018).

"Bukan kampanyenya yang saya resahkan, tapi suasana negara kita yang sepertinya sudah panas sekali terutama untuk Pilpres," lanjutnya.

Rudianto menyebut, saat ini seakan-akan Indonesia dibagi menjadi dua kubu dalam menyambut Pilpres. Padahal, menurut Rudianto, Pilpres harusnya dijadikan ajang untuk bersatu.

"Seakan ada 2 blok yang berbeda (jelang Pilpres). Ada yang mungkin mulai membuat barisan-barisan dengan kekuatan masing-masing," tutur Rudianto.

"Pilpres seharusnya kita bersatu bukan seperti sekarang," sambungnya.

Karena itu, Rudianto meminta tolong para ulama untuk menyatukan masyarakat di Babel agar tidak terpecah-pecah. Apalagi menurut Rudianto, ulama sangat dimuliakan dan dihormati di Babel.

"Saya sengaja datang karena tempat ini dan merasa terhormat karena bisa ketemu tokoh agama yang harus kita hormati dan muliakan. Saya mohon bantuan," pungkasnya (O1)

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help