Kisah Ketika Rusia dan China Hampir Saja Berperang tapi Urung Gara-gara Ini

Secara teknologi, Soviet unggul jauh dari China. Tapi jangan salah, saat itu Beijing telah membangn tentara terbesar di dunia.

Kisah Ketika Rusia dan China Hampir Saja Berperang tapi Urung Gara-gara Ini
National Interest

Dan insiden di Pulau Zhenbao adalah puncak dari persoalan-persoalan kecil itu.

Setelah serbuan PLA, Soviet pun membalasnya dengan serangan yang tak kalah brutal. Ada desas-desus yang mengatakan bahwa China memang sengaja memancing keributan.

Pertanyaannya kemudian, kenapa China melakukan provokasi terhadap tetangganya yang jauh lebih kuat itu?

Segera setelah kejadian saling serang itu, baik China maupun Soviet telah bersiap untuk perang.

Tentara Merah langsung dikerahkan ke Timur Jauh sementara PLA juga sudah bersiaga penuh.

Secara teknologi, Soviet unggul jauh dari China. Tapi jangan salah, saat itu Beijing telah membangn tentara terbesar di dunia.

Di saat yang bersamaan, Tentara Merah juga memusatkan kekuatannya di Eropa Timur, bersiap-siap jika sewaktu-waktu konflik dengan NATO meletus.

Tank Rusia yang berhasil dirampas tentara China.
Wikipedia
Tank Rusia yang berhasil dirampas tentara China.

Meski unggul dalam jumlah tentara, bukan berarti China bisa unggul dari tetangganya itu.

Saat itu, China tidak punya logistik dan kekuatan udara yang memadai untuk menguasai sejumlah wilayah Soviet. Terlebih lagi, perbatasan kedua negara itu sangat panjang, sehingga Soviet bisa dengan mudah menghajar China.

Dengan begitu, di atas kertas Soviet sepertinya akan mudah mengatasi China.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved