Warga Sudah Puluhan Tahun Konsumsi Kecap SS

Masyarakat di Kabupaten Bangka dan sekitarnya ternyata sudah mengkonsumsi kecap asin merk SS yang diproduksi oleh Pabrik Kecap Murni

Warga Sudah Puluhan Tahun Konsumsi Kecap SS
bangkapos/deddy marjaya
Kecap SS

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM  -- Masyarakat di Kabupaten Bangka dan sekitarnya ternyata sudah mengkonsumsi kecap asin merk SS yang diproduksi oleh Pabrik Kecap Murni di kawasan Kuday Selatan Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka.

Sehingga saat mengetahui dari pemberitaan bahwa polisi dari Subdit Indag Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung mendapati bangkai dan kotoran cicak dalam penampungan kecap di pabrik sebelum dikemas mengaku kesal.

Apalagi bahan yang digunakan disebut polisi menggunakan limbah pengolahan tebu.

"Sejak kecil orangtua saya selalu beli kecap SS untuk makan dan lainnya bayangkan saja sekarang umur saya saja sudah 43 tahun," kata Hela warga Sungailiat Sabtu (13/10/2018)

Sementara itu Ny Tuti warga lainnya mengaku baru saja membeli kecap SS kemasan botol kecil seharga Rp 8.000 diwarung untuk stok.

Mendapati di pemberitaan dirinya mengaku langsung membuang kecap tersebut.

"Biasanya nya kecap botol kecil dipake dua minggu harganya Rp. 8.000 kalo yang besar harganya Rp.15.000 bisa digunakan sebulan," kata Ny Tuti.

Berdasarkan penelusuran bangkapos.com ternyata kecap SS cukup populer, saat kita searching di internet didapati kecap ini disebut sebagai kecap khas Bangka dan dijual di sejumlah toko online.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help