Ini Penjelasan Pihak BPJS Soal Kritik dan Protes Anggota DPRD Bateng,

Ini Penjelasan Pihak BPJS Soal Kritik dan Protes Anggota DPRD Bateng terkait pengambilan kartu BPJS

Ini Penjelasan Pihak BPJS Soal Kritik dan Protes Anggota DPRD Bateng,
Bangka Pos / Riki Pratama
Anggota DPRD Bangka Tengah dari komisi I dan II melakukan rapat koordinasi dengan pihak BPJS Kabupaten Bangka Tengah, pada Senin (15/10/2018) siang di ruang Komisi II. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kepala Pesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kantor Cabang Pangkalpinang Dedeh usai mendengarkan pendapat dari anggota DPRD Bangka Tengah mengatakan pihaknya akan membahas di internal mereka terkait permasalahan yang diprotes oleh para anggota DPRD dalam rapat koordinasi, Senin (15/10/2018) siang di Gedung DPRD Bateng.

Terkait apa yang menjadi protes para anggota DPRD Bateng Dedeh menjelaskan, bahwa selama ini, tahapan pengambilan kartu BPJS telah dilakukan melalui sistem dan peserta BPJS tidak perlu lagi datang ke kantor Cabang, karena kartu akan dikirim melalui kantor pos, itu sebagai bentuk kemudahan pelayanan yang diberikan oleh BPJS.

"Untuk proses pendaftaran memang harus yang bersangkutan, anggota keluarga yang ada di KK tersebut kalau tidak bisa ada halangan seperti itu, kita sudah ada solusi kanal kanal pendaftaran yang ada di kantor Kecamatan, di loket di desa ada berkas masukkan ke situ, kita proses input, ambil data, nanti ada sms pemberitahuan, lalu kartu di distribusi melalui kantor pos sudah ada sistemnya untuk mempermudah peserta dan ada pula melalui telpon atau melalui mobile JKN," ujar Dedeh kepada wartawam, Senin (15/10/2018) ditemui di Gedung DPRD

Ia menambahkan, bahwa pihaknya hanya ingin memastikan yang menerima kartu merupakan peserta yang mendaftar kepeserta BPJS.

"Kami memastikan yang bersangkutan menerima haknya kami harapkan sesuai dengan di KK tersebut, apabila berhalangan, misalnya ada satu ayahnya nelayan (melaut), ibunya melahirkan dan satu anaknya sedang bayi, itu bisa anggota keluarga terdekat menggunakan surat kuasa, nanti kita bantu mempermudah, tetapi apabila urgen bisa langsung mengambil di kantor cabang persilakan,"jelasnya

Sementara, terkait protes dan kritik keras dari DPRD Bateng dari hasil dengar pendapat bersama anggota DPRD, pihak BPJS akan terdahulu membicarakan di internal mereka, melihat apakah akan ada perubahan nantinya.

"Kami akan cros cek karena rapat ini kami mau mendengarkan dahulu apa permasalahanya kami, ini banyak masukkan arti akan sampaikan dahulu, internal kami ke kepala cabang, nanti ada pertemuan lagi,"jelasnya

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRD Bangka Tengah dari komisi I dan II melakukan rapat koordinasi dengan pihak BPJS Kabupaten Bangka Tengah, pada Senin (15/10/2018) siang di ruang Komisi II.

Dalam rapat tersebut  sempat terjadi ketegangan dan perdebatan kecil. pasalnya para wakil rakyat ini memprotes dengan menampar meja rapat, mereka mengkritisi terkait kebijakan yang baru dilakukan oleh pihak BPJS Bangka Tengah yang dirasakan tidak pro dengan rakyat.

Kebijakan yang mereka kritik yakni terkait anggota BPJS baik dari jalur mandiri dan penerima bantuan iuran (PBI) yang tidak boleh mengambil sendiri kartu BPJS ke pihak BPJS Bateng, tetapi harus orang yang bersangkutan tertera dalam Kartu Keluarga (KK).(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved