Pompa Air Baku Bacang Korsleting, PDAM Tirta Pangkalpinang Minta Maaf Pada 2.000 Pelanggan

Sejumlah pelanggan menyampaikan keluhan mengenai terganggunya aliran pasokan air ke rumah mereka.

Pompa Air Baku Bacang Korsleting, PDAM Tirta Pangkalpinang Minta Maaf Pada 2.000 Pelanggan
Istimewa
Perbaikan pompa di sumber air baku Bacang milik PDAM Tirta Pangkalpinang, Senin (15/10/2018) 

‎Laporan Wartawan Bangka Pos, Dedy Qurniawan

BANGKAPOS.COM  - PDAM Tirta Pangkalpinang meminta maaf kepada sekitar 2.000-an pelanggan mereka yang mendapat aliran air dari IPAL Bacang. Ini disapmaikan setelah sejumlah pelanggan menyampaikan keluhan mengenai terganggunya aliran pasokan air ke rumah mereka.

Kasi Produksi PDAM Tirta Pangkalpinang Januar mengatakan, gangguan terjadi karena adanya korsleting pada pompa air bahan baku di sumber air baku Bacang. Motor listrik pompa korsleting karena kemasukan air. Korsleting tejadi sekitar pukul 04.00 WIB hari ini.

"Karena bocor akibatnya korsleting. Jadi solusinya kami pakai pompa kecil dua unit. Sekarang ini sedang dalam tahap pemasangan," kata Januar dihubungi bangkapos.com, Senin (15/10/2018).

Januar mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu tiga hari untuk mengganti pompa yang korslet. PDAM Tirta Pangkalpinang saat ini tengah membeli pompa yang baru dengan jenis sama.

Adanya gangguan ini mengakibatkan kurangnya suplai air ke rumah pelanggan. Sebagai gambaran, jika pompa biasa mampu menyedot dan mengaliri air dengan kecepatan 40 liter per detik, adanya gangguan ini mengakibatkan kecepatan turun menjadi hanya 30 ‎liter per detik.

"Kalau pompa pengganti sekarang, walau dia dua unit, kapasitasnya kecil, cuma 15x2, atau 30 liter per detik. Masih bisa dialiri, cuma tidak seperti biasanya,"katanya.

Sumber air baku Bacang ‎digunakan untuk mengaliri air ke pelanggan yang berada di wilayah Ketapang, TPI, Air Itam, Bukit Intan Asri, kantor Gubernur Babel, dan Bandara Depati Amir. Kabag Umum dan Keuangan PDAM Tirta Pangkalpinang Dimas menuturkan, ada sekitar 2000-an pelanggan di wilayah itu yang terdampak dengan adanya gangguan ini.

"Memang sudah ada yang komplain. Kami memohon maaf atas adanya gangguan pelayanan ini. Kami sedang mengupayakan perbaikan secepatnya, dalam waktu tiga hari ini akan kami perbaiki untuk normal kembali," kata Dimas‎ 

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved