Jangan Bangga Kalau Anak Anda Tidak di Imunisasi MR

Karena sesungguhnya anak-anak yang telah di imunisasi MR lah yang telah menolong ibu-ibu agar ketika hamil tidak terinfeksi virus MR

Jangan Bangga Kalau Anak Anda Tidak di Imunisasi MR
Bangka Pos / Putrie Agusti Saleha
Vensya Sitohang Direktur Surveillance Dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan RI 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha

BANGKAPOS.COM, BANGKA-Direktur Surveillance Dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Vensya Sitohang menyampaikan bahwa masyarakat jangan bangga apabila anaknya tidak di imunisasi Measles Rubella (MR).

Karena sesungguhnya anak-anak yang telah di imunisasi MR lah yang telah menolong ibu-ibu agar ketika hamil tidak terinfeksi virus MR.

"Nanti kalau ada ibu-ibu yang bilang 'anak saya tidak diimunisasi MR, sehat-sehat saja kok' iya memang sehat. Tapi apabila anak tersebut tertular maka akan sangat mudah bagi si ibunya untuk tertular juga terutama ibu hamil," ucap Vensya.

Menurutnya, masyarakat harus berterima kasih dengan anak-anak yang telah di imunisasi MR. Karena dengan itu, telah membantu menekan adanya peredaran virus tersebut untuk kedepannya.

"Kita harus berterima kasih kepada anak-anak yang telah diimunisasi, karena apabila ibu hamil terinfeksi virus ini pilihannya hanya 2, yaitu, bayinya meninggal gugur atau lahir dengan cacat," jelasnya.

Vensya juga menjelaskan bahwa dari pertemuan mereka dengan orangtua-orangtua yang memiliki anak dengan Rubella bahwa apa yang mereka lewati sangat berat.

"Orangtua dengan anak lahir dengan Rubella ini memiliki komunitas di beberapa daerah, dari mereka kami tahu bagaimana beratnya perjuangan mental dan psikis mereka dengan memiliki anak yang cacat sejak lahir, dengan otak mereka yang tidak berkembang dan cacat lainnya," tuturnya.

Ia juga mengatakan bahwa masyarakat harus menyadari bahwa virus MR ini sangat berbahaya bagi anak-anak kita dan masa depan mereka.

"Negara kita memang negara yang beragama, tapi kalau tidak sehat bagaimana? Kita harus bisa menyikapi hal ini dengan cerdas. Karena dari MUI pun fatwa mubahnya sudah keluar. Beban besar penyakit ini akan sangat berdampak dengan masa depan anak-anak kita," ungkapnya.

Vensya optimis bahwa provinsi Bangka Belitung dapat mencapai target 95 persen dalam imunisasi virus MR ini.

"Dengan melihat infrastruktur yang di punyai oleh Bangka Belitung saya optimis kalau Bangka Belitung bisa mencapai target ini, saya yakin itu," imbuhnya.(*)

Penulis: Putrie Agusti Saleha
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved