Wagub Minta Masyarakat Untuk Tetap Ikuti Vaksin Measles Rubella

Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah meminta agar warga Bangka Belitung mengikutsertakan anak-anak mereka dalam Vaksis MR

Wagub Minta Masyarakat Untuk Tetap Ikuti Vaksin Measles Rubella
Bangka Pos / Putrie Agusti Saleha
Koordinasi Pemantauan pelaksanaan Kampanye imunisasi MR 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Putrie Agusti Saleha

BANGKAPOS.COM, BANGKA-Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah meminta agar warga Bangka Belitung mengikutsertakan anak-anak mereka dalam vaksin Measles rubella (MR).

Hal tersebut disampaikan dalam program koordinasi Pemantauan Pelaksanaan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) di ruang Mitro, Sun Hotel, Pangkalpinang, rabu (17/10/2018).

Ia juga meminta para tenaga kesehatan dapat menggambarkan akibat dari penyebaran virus MR ini apabila masyarakat masih tidak ikut serta dalam program ini.

"MR sangat memberikan mudharat bagi masyarakat kita. Nanti dibantu dengan menggambarkan apa saja mudharat apabila kekebalan tubuh tidak dilindungi dari virus MR ini dan apabila anaknya tidak mau di vaksin," ucap Abdul Fatah.

Selanjutnya, Wagub menyampaikan bahwa sekarang posisi provinsi Bangka Belitunh sudah mencapai 57 persen dari pelaksanaan vaksin MR ini.

"Sekarang sudah di posisi 57 persen, semoga nanti dalam waktu dekat bisa memenuhi target," tuturnya.

Ia juga berpesan agar terus mengoptimalkan kerja dalam pelaksanaan imunisasi MR ini karena vaksin ini sudah diperbolehkan.

"Memang vaksin ini mengandung unsur babi dan turunannya, dan itu awalnya haram. Namun, karena belum adanya vaksin yang halal dan suci, dan atas dasar keterpaksaan maka diperbolehkan atau mudah. Tapi nanti vaksin ini tidak akan berlaku lagi apabila sudah adanya vaksin yang sudah terbukti halal dan suci, karena vaksin ini sangat bermanfaat," jelasnya.(*)

Penulis: Putrie Agusti Saleha
Editor: zulkodri
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved