Cerita Pedagang Didekat Pabrik, Sempat Kaget Teh Sariwangi Dikabarkan Bangkrut

Salah satunya adalah warung milik Widya (20) karena bangunannya sangat dekat dengan pabrik teh tersebut.

Cerita Pedagang Didekat Pabrik, Sempat Kaget Teh Sariwangi Dikabarkan Bangkrut
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Kebun Teh di Wonosobo, Perusahaan teh Sariwangi 

BANGKAPOS.COM  - Kabar bangkrutnya teh Sariwangi membuat banyak orang terkejut.

Terutama warga Desa Wanaherang, Cicadas, Gunungputri, yang keberadaannya dekat dengan pabrik PT Sari Wangi Agricultural Estate Agency (AEA).

Salah satunya adalah warung milik Widya (20) karena bangunannya sangat dekat dengan pabrik teh tersebut.

Wanita asal Sumedang ini mengaku  jika kabar bangkrutnya teh Sariwangi sudah berlangsung lama.

"Kabar itu sudah lama dan sempat di demo juga kan," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com saat ditemui, Kamis (18/10/2018).

Wanita yang biasanya berjualan di depan Polsek Gunungputri ini juga terkejut lantaran kabar bangkrutnya teh Sariwangi mencuat kembali.

Ia menilai karena teh Sariwangi sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari orang Indonesia.

"kok rame lagi ya kabar itu mungkin wajar kali ya karena teh ini sudah jadi idola orang Indonesia mungkin karena itu ya," tuturnya.

Sebagai pendatang kata dia, awalnya ia tak mengetahui bahwa pabrik teh Sariwangi berada di dekat warungnya berjualan.

"Kebetulan saya juga pendatang ya disini, awalnya kaget ternyata pabriknya ada di dekat warung saya dan warga sini juga sering cerita kalau pabrik ini sudah bangkrut," ucap wanita asal Sumedang itu.

Dirinya pun sempat kebingungan karena teh yang dikenal sejak 1962 itu mengalami kebangkrutan tapi masih tetap memproduksi.

"Iya saya heran juga tuh kok masih ada ya teh Sariwangi sampai sekarang dan warung saya juga masih menyediakan teh ini, tau sendiri kan ini tehnya sudah terkenal sejak dulu," terangnya.

Meski dinyatakan bangkrut sambungnya, banyak warga yang tetap setia minum teh Sariwangi.

"Alhamdulillah laris terus nih teh Sariwangi, kebetulan saya juga sering stok barangnya ke pasar," imbuhnya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved