Gelisah Soal Kabar Dugaan Suap Meikarta, Pembeli Batalkan Perjanjian hingga Rela Rugi Rp.50 Juta

Kabar suap perizinan proyek Meikarta membuat sejumlah pembeli unit properti itu gelisah dan bahkan menjual unitnya.

Gelisah Soal Kabar Dugaan Suap Meikarta, Pembeli Batalkan Perjanjian hingga Rela Rugi Rp.50 Juta
Warta Kota/Muhammad Azzam
Kondisi proyek Miekarta nampak sepi 

BANGKAPOS.COM --  Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro, terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan suap perizinan proyek Meikarta, Kabupaten Bekasi.

Kabar tersebut membuat sejumlah pembeli unit properti Meikarta itu gelisah dan bahkan menjual unitnya.

"Gelisah pasti ya. Tapi gambling saja, itu risiko buat orang yang mau bisnis. Soalnya apartemen dengan harga segitu cukup terjangkau. Melihat desain dan progres yang ditawarkan," kata Praditya Yogas Pratama (23), pembeli unit apartemen Meikarta, Rabu (17/10/2018).

Yoga mengatakan, kegelisahan tetap menghantui, dan akan melihat dan memantau perkembangannya.

"Saya pantau saja dulu, kalau keadaannya semakin tidak jelas saya akan membatalkan pembeliannya," kata Yoga.

Yoga mengatakan, awal mulanya ia tertarik membeli unit apartemen di Meikarta karena melihat pengusaha yang membeli unit apartemen dari Lippo Group selalu sukses.

"Saya lihat dari sisi bisnis ya, walaupun beresiko karena banyak kendala. Tapi kalau ini jadi berpotensi meraih keuntungan. Kami tahu kawasan Cikarang ini terus berkembang dunia propertinya," jelasnya.

Sejak Oktober 2017, Yoga sudah mengeluarkan dana sekitar Rp 40 juta untuk menyelesaikan pembayaran uang muka.

“Pembayaran awal Rp 16 juta. Sisanya dicicil sejak Oktober 2017 dan sudah lunas Juli lalu. Saya juga sudah diundang untuk melakukan akad. Nanti saya lihat lagi, batal atau enggak," kata Yoga yang saat ini tinggal di Malang, Jawa Timur

Sementara Arief, warga Bekasi, yang melakukan pembelian unit apartemen Meikarta secara tunai mengaku telah membatalkan pembeliannya.

Halaman
12
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved