Tes CPNS di Kabupaten Bangka Diperebutkan 2.049 Pelamar, 15 Formasi Kosong

Diakui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Bangka Surtam A Amin ada 15 formasi yang tidak diminati

Tes CPNS di Kabupaten Bangka Diperebutkan 2.049 Pelamar, 15 Formasi Kosong
Bangka Pos / Nurhayati
Surtam A Amin. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Pelamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Bangka hingga hari terakhir pendaftaran pada tanggal 10 Oktober 2018 lalu tercatat sebanyak 2.049 pelamar.

Para pelamar CPNS tersebut terdiri dari formasi guru terbanyak 995 orang, tenaga kesehatan sebanyak 661 orang, dan tenaga teknis sebanyak 393 orang.

Diakui Kepala Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Bangka Surtam A Amin ada 15 formasi yang tidak diminati alias kosong.

Formasi kosong tersebut yakni lulusan terbaik guru PPKn, lulusan terbaik perawat terampil, lulusan terbaik pranata lab kesehatan, penyandang disabilitas pranata labkes, dokter spesialis syaraf, dokter spesialis mata.

Dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, dokter spesialis anastesi, lulusan terbaik dari umum, dokter gigi untuk Puskesmas Penagan, penyandang disabilitas guru Bahasa Indonesia, lulusan terbaik guru kelas SD 1 Merawang dan SD 4 Puding Besar, lulusan terbaik guru Agama Islam SD 14 Belinyu.

"Kita mendapat tiga formasi yakni formasi umum, lulusan terbaik dan disabilitas. Jadi ada tiga macam formasi. Kita dikasih beberapa formasi untuk disabilitas. Kalau untuk guru Bahasa Inggris yang disabilitas ada yang daftar, malah dari Jawa Timur," untuk Surtam kepada bangkapos.com, Kamis (17/10/2018) di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengelolaan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Bangka.

Dikatakannya, untuk memastikan kondisi disabilitas pelamar tersebut harus melihat langsung tetapi karena berasal dari luar Bangka yakni Provinsi Jawa Timur menyulitkan pelamar tersebut maka selain dibuktikan dengan keterangan dokter yang sudah diupload, pihaknya melakukan video call dengan pelamar CPNS yang disabilitas tersebut.

"Kita pakai video call kemarin kita sudah melakukan video call bersama ketua pansel pak sekda bersama kami melihat kondisi disabilitasnya. Kami memastikan orang tersebut dalam kondisi disabilitas sesuai dengan keterangan dokter jadi tidak perlu ke sini tetapi pada saat ikut tes pelamar itu harus datang ke Kabupaten Bangka," jelas Surtam.

Dia mengatakan, untuk formasi disabilitas maupun lulus terbaik yang kosong pelamar CPNS-nya maka ada kemungkinan akan diisi secara sistem CAT nilai tertinggi untuk mengisi formasi CPNS tersebut.

Halaman
12
Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved