Fakta Baru Terungkap, Tersangka Peluru Nyasar di Gedung DPR RI Tembakkan Hampir 300 Peluru

Tersangka kasus peluru nyasar di Gedung DPR RI sudah menembakkan hampir 300 butir peluru dari total 450 peluru yang dimiliki.

Fakta Baru Terungkap, Tersangka Peluru Nyasar di Gedung DPR RI Tembakkan Hampir 300 Peluru
Tribunnews.com/ Repro. Kompas TV
(kiri) Kaca ruangan anggota DPR RI berlubang ditembus peluru nyasar. (kanan) jilbab staf ahli anggota DPR berlubang kena peluru, Senin (15/10/3018). 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Saat diamankan, tersangka kasus peluru nyasar di Gedung DPR RI sudah menembakkan hampir 300 butir peluru dari total 450 peluru yang dimiliki.

"Dia (tersangka) kan membeli 9 dus (peluru), tiap dusnya ada 50 butir. Dia sudah menembakkan 290-an (peluru) lebih lah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/10/2018).

Argo mengatakan, awalnya tembakan tersangka mengarah ke sasaran yang tepat.

Namun, pada tembakan terakhir, senjata api jenis Glock 17 yang digunakan dipasangi perangkat tambahan bernama switch auto.

"Hal ini membuat peluru yang ditembakkan tak terkontrol karena tersangka kaget tiba-tiba terjadi tembakan bertubi-tubi ke arah atas, padahal hanya sekali menekan pelatuk," kata dia.

Baca: Terungkap Asal Muasal dan Pelaku Penembakan Ruangan Gedung DPR RI, Peluru Tembus Jilbab Staf Ahli

Kepada polisi, tersangka berinisial I mengaku memasukkan 4 butir peluru pada tembakan terakhir.

Namun, polisi menemukan 5 butir peluru dan 6 bekas tembakan di Gedung DPR RI.

"Kami masih mendalami berapa sebenarnya peluru yang ditembakkan," tutur Argo.

Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, dua tersangka tersebut berinisial I (32) dan R (34).

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved