Keluarga Sedih Tak Ada Jatah Makan bagi Pasien Rawat Inap di Puskesmas Sungaiselan

Tulisan di papan pengumuman yang terpampang di dinding Kantor Puskesmas Sungaiselan menjadi perhatian keluarga pasien.

Keluarga Sedih Tak Ada Jatah Makan bagi Pasien Rawat Inap di Puskesmas Sungaiselan
Bangkapos.com/Riki Pratama
Tulisan di papan pengumuman di Puskesmas Sungaiselan yang menjelaskan bahwa pihak Puskesmas tidak bisa memberikan makanan kepada para pasien rawat inap karena terkendala dana. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tulisan di papan pengumuman yang terpampang di dinding Kantor Puskesmas Sungaiselan menjadi perhatian keluarga pasien, Minggu (21/10/2018).

Pada papan pengumanan di ruang Lobi kamar rawat inap itu terdapat tulisan yang menjelaskan bahwa pihak Puskesmas tidak bisa memberikan makanan kepada para pasien rawat inap karena terkendala dana.

Berikut pengumumannya:

"Diberitahukan pasien rawat inap Puskesmas sungaiselan, bahwa terhitung tanggal (9/10/2018) pasien tidak mendapatkan makan baik pagi/siang/sore terkendala dana yang belum ada sampai batas waktu yang tidak ditentukan untuk perhatianya kami ucapkan terima kasih,"

Pengumuman itu, banyak dikomentari oleh warga yang sedang menunggu atau menjenguk pasien

Seperti dikatakan Neneng (47) keluarga pasien yang sedang dirawat di Puskesmas, ia merasa kecewa dan sedih ketika pertama kali melihat pengumuman tersebut.

"Sedih juga melihat pengumuman ini, semalam saya melihat, perasaan saya gimana gitu ya. Bagaimana bila yang dirawat ternyata orang tidak mampu membeli makan, atau orang perantauan yang tidak punya keluarga. Walaupun dikatakan di sini banyak pedagang berjualan, seharusnya pihak Puskesmas bisa diusahakan, jangan seperti ini," kata Neneng kepada bangkapos.com, Minggu (21/10/2018).

Senada dikatakan Ratna (65), istri dari seorang pasien yang sedang dirawat di Puskesmas Sungaiselan. Menurut Ratna, sejak Sabtu (20/10/2018) suaminya tidak diberikan makanan oleh pihak Puskesmas.

"Tidak ada diberikan, tetapi kami ada membawa sendiri, kami tidak begitu masalah, tetapi dokter hingga saat ini belum ada memeriksa suami saya," jelas Ratna.

Ia menambahkan, saat ini suaminya bernama Jakpar (69) hanya diberikan obat seadanya oleh perawat, belum diperiksa oleh dokter Puskesmas. Jakpar terbaring lemas dengan selang infus melekat di tangannya.

"Dia ini pusing dari kemarin, kencing saja susah karena pusing, ini kami berencana ingin membawanya ke rumah sakit di Pangkalpinang," kata Ratna.

Bangkapos.com belum bisa menemui Kepala Puskesmas Sungaiselan, mengingat hari libur kerja, sementara Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah masih diupayakan konfirmasinya.

Pantauan bangkapos.com, di ruang rawat inap hanya ada seorang perawat yang bekerja menjaga dan menerima setiap keluhan para pasien.

Penulis: Riki Pratama
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved