2.378 Pelamar CPNS Belitung Lulus Seleksi Administrasi, BKPSDM Siapkan Lokasi Tes

2.378 orang pelamar calon pengawai negeri sipil (CPNS) Pemkab Belitung dinyatakan lulus seleksi administrasi.

2.378 Pelamar CPNS Belitung Lulus Seleksi Administrasi, BKPSDM Siapkan Lokasi Tes
CPNS 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - 2.378 orang pelamar calon pengawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Sementara itu, 392 orang pelamar tidak lulus sehingga tidak bisa mengikuti seleksi ujian menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT).

Pelamar yang lulus seleksi administrasi bisa melakukan pencetakan nomor peserta ujian secara langsung melalui website http://sscn.go.id. Nomor tersebut sangat penting, agar kepesertaan mereka bisa terlihat dengan jelas.

"Karena kartu peserta itu nanti, harus dibawa sewaktu ujian. Kalau untuk jadwal mereka, nanti akan dibagi dan peserta seleksi bisa melihat dipapan pengumuman kami dan di website bkpsdm Kabupaten Belitung, kapan jadwal mereka ujian," kata Kabid Pengadaan dan Mutasi Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung Rahmat Kuriawan, didampingi Kasubbag Pengadaan Irawan kepada Posbelitung.co, Senin (22/10/2018).

Panitia seleksi (pansel) sedang dalam proses mempersiapkan komputer sebagai alat utama ujian. Ada 54 komputer yang dipersiapkan, dan pelaksanaan ujian ini berlangsung dari tanggal 26 Oktober - 17 November 2018.

"Nanti kami bagi per sesi, setiap satu sesi 50 orang, setelah kami hitung kemarin satu hari itu lima sesi, jadi kami membutuhkan sekitar 10 hari untuk menghabiskan 2.378 pelamar yang lulus administrasi itu. Termasuk sekarang kami juga sedang mempersiapkan ruangan tunggu, dan peralatan lainnya jangan sampai nanti ada kekurangan," jelas Rahmat.

Pengumuman terhadap jadwal ujian CAT, kata Rahmat, mereka sekarang ini belum bisa memutuskan kapan akan disampaikan ke publik. Sebab pansel daerah, sedang menunggu instruksi dari Kemenpan RB untuk penetapan pelaksanaan ujian.

"Kalau sudah ada instruksi di umumkan, langsung akan kami sampaikan. Tapi yang jelas kami sudah fix satu sesi ujian 50 orang, walau komputer ada 54 unit tapi empat unit untuk cadangan. Siapa tau ada yang bermasalah nanti, langsung dilakukan pergantian," ujarnya.

Rahmat mengatakan, satu sesi pansel telah menetapkan waktu ujian selama 90 menit untuk peserta kategori umum dan coumloade. Sedangkan untuk peserta disabilitas diberikan waktu 120 menit pada pelaksanaan ujian.

"Soalnya semua 100 soal, baik itu TWK (tes wawasan kebangsaan), TIU (tes intelegensia umum), dan TKP (test karakteristik pribadi). Nah kalau semua nya benar itu point nya 500, jadi satu soal itu point nya 5," bebernya. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved