Bank Indonesia KP Babel Nilai Kenaikan UMP Berpengaruh Pada Inflasi 

Kondisi inflasi ekonomi Babel dari bulan Januari hingga September 2018 sebesar 1,8 persen.

Bank Indonesia KP Babel Nilai Kenaikan UMP Berpengaruh Pada Inflasi 
bangkapos/Yudha Palistian
Kepala Bank Indonesia KP Bangka Belitung, Tantan Heroika, (Kiri) didampingi wakil Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edhi Rahmanto Hidayat. (Kanan). 

Laporan Wartawan Bangkapos,  Yudha Palistian

BANGKAPOS.COM -- Bank Indonesia (BI) KP Bangka Belitung menilai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Babel,  pasti akan berpengaruh pada kondisi inflasi daerah.

Hal tersebut dipertegas oleh Kepala Bank Indonesia KP Babel, Tantan Heroika mengatakan kenaikan UMP pasti berpengaruh pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan pertumbuhan ekonomi tiap daerah berbeda. 

"Kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) tahun 2018, juga akan menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa secara umum," paparnya di ruang Hutan Pelawan Bank Indonesia KP Babel,  Senin (22/10/2018).

Oleh karena itu, harus disepakati bersama dan menjaga koridor perekonomian seperti mengatur daya beli masyarakat agar stabil.

"Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi pangan dalam negeri, sehingga kebutuhan pangan masyarakat akan selalu terpenuhi," jelasnya.

Ia juga menjelaskan jika melihat kondisi inflasi ekonomi Babel dari bulan Januari hingga September 2018 sebesar 1,8 persen.

"Perkiraan hingga Desember 2018 mendatang,  diperkirakan 2,4 persen hingga 4,5 persen. Sebab menjelang akhir tahun harga-harga disegala sektor akan melambung tinggi seperti transportasi," tutupnya. 

Penulis: Yudha Palistian
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved