Dibanding Merokok, Tidak Berolahraga Ternyata Lebih Bahaya untuk Kesehatan

Suatu penelitian mengemukakan jika dampak tidak berolahraga ternyata lebih berbahaya dibanding merokok.

Dibanding Merokok, Tidak Berolahraga Ternyata Lebih Bahaya untuk Kesehatan
Ilustrasi olahraga 

BANGKAPOS.COM - Suatu penelitian mengemukakan jika dampak tidak berolahraga ternyata lebih berbahaya dibanding merokok.

Penemuan yang dipublikasikan, pada Jumat (19/10/2018), di Jurnal JAMA Network Open, mengungkap bagaimana para peneliti di Klinik Cleveland meneliti 122,007 pasien dari tahun 1991 hingga 2014.

Seperti dikutip TribunWow.com dari Time pada Sabtu (20/10/2018), para pasien dites dengan alat olahraga berupa treadmill dan kemudian dihitung angka tingkat kematiannya.

Ilustrasi olahraga treadmill
Ilustrasi olahraga treadmill (home.bt.com/)

Peneliti menemukan hubungan yang nyata antara kehidupan yang lebih lama dan lebih sehat dengan intensitas berolahraga.

Ahli kesehatan pun juga dilibatkan dalam penelitian tersebut untuk memastikan para pasien tetap berolahraga secara rutin.

Penelitian itu mengatakan bahwa olahraga yang melatih kesehatan jantung seperti aerobik sangatlah berpengaruh untuk memperpanjang harapan hidup pasien yang berusia tua dan yang menderita hipertensi.

Karena itu, penelitian tersebut menyimpulkan jika olahraga adalah terapi penyembuh paling sederhana untuk para penderita penyakit berat.

Kepada CNN, Jumat (20/10/2018), dr. Wael Jaber, satu di antara peneliti mengatakan jika dampak orang yang kurang berolahraga lebih buruk dibandingkan penderita diabetes, hipertensi, dan bahkan perokok.

Penelitian ini juga menyebut jika para olahragawan aktif yang berolahraga dengan keras memiliki harapan hidup lebih panjang.

Maka dari itu, olahraga rutin dapat menurunkan angka kematian. (TribunWow.com/Ifa Nabila)

 
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved