Diduga TI Ilegal Beroperasi Tengah Malam, PDAM Stop Distribusi Air Bersih

PDAM Kabupaten Belitung memutuskan untuk tidak mendistribusikan air bersih kepada pelanggan.

Diduga TI Ilegal Beroperasi Tengah Malam, PDAM Stop Distribusi Air Bersih
istimewa
Direktur PDAM Belitung, Erwinta Djamaludin 

Laporan Wartawan Pos Belitung, Disa Aryandi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Belitung pada hari Minggu (21/10/2018) memutuskan tidak mendistribusikan air bersih kepada pelanggan.

Keputusan itu di ambil oleh Direktur PDAM Kabupaten Belitung Erwinta, mengingat kondisi sumber air baku di kolong Instalasi Pengelolaan Air (IPA) 40 tersebut sudah keruh dan berwarna coklat, sehingga tidak layak untuk di distribusikan.

"Jadi mulai besok (senin-red) kami putus kan tidak mendistribusikan air bersih ke pelanggan. Sumber air baku sudah tercemar akibat ada aktivitas tambang timah di malam hari, kami sudah lapor sana sini tapi tidak ada tanggapan," kata Erwindi kepada Posbelitung.co, Minggu (21/10/2018) malam.

Diduga ada aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) timah di dekat sumber air baku di Dusun Air Serkuk, Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan.

Pendistribusian air bersih yang akan di stop sementara ini oleh PDAM yaitu wilayah Sriwijaya, Kelurahan Kota, dan Desa Air Saga. Keputusan tersebut semula telah melalui berbagai pertimbangan dan upaya yang cukup panjang.

"Karena kondisi air baku sulit untuk di olah lagi akibat TI ilegal ini. Kami putus kan seperti, karena kami tidak ingin masyarakat mendapatkan air yang tidak layak konsumsi atau layak pakai. Jadi kami stop sementara, sambil menunggu tindakan aparat keamanan kepada aktivits TI ilegal itu," ujarnya.

Sebelumnya, kata Erwinta, mereka sudah menyampaikan aktivitas kegiatan TI Ilegal tersebut kepada aparat yang berwenang untuk melakukan penindakan. Mereka melaporkan perihal tersebut, lantaran adanya aktivitas TI ini sangat merugikan banyak masyarakat.

"Soalnya daerah distribusi ini, merupakan daerah potensial untuk industri niaga dan perhotelan. Kami sudah melaporkan beberapa kali, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Kami bingung mau melaporkan kemana lagi agar TI ini segera dihentikan," bebernya.

Erwinta meminta maaf kepada seluruh pelanggan PDAM yang terhitung mulai besok tidak lagi mendapatkan distribusi air bersih. Mereka berharap, adanya aktivitas TI Ilegal tersebut cepat dilakukan penindakan. (*)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved