Tak Sarapan Perbesar Risiko Penyakit, Berikut 4 Menu Sarapan Sehat dan Mudah Dibuat

Tak Sarapan Perbesar Risiko Penyakit, Berikut 4 Menu Sarapan Sehat dan Mudah Dibuat

Tak Sarapan Perbesar Risiko Penyakit, Berikut 4 Menu Sarapan Sehat dan Mudah Dibuat
Istimewa
Promo Makanan dan Minuman baru di Hotel Santika Bangka yang mengugah selera 

AKTIVITAS dan mobilitas yang tinggi membuat sebagian orang kerap mengabaikan sarapan. Padahal sarapan secara teratur dengan asupan gizi mempunyai banyak manfaat.

Selain itu, prilaku meninggalkan sarapan membuat seseorang berisiko terkena sejumlah penyakit.

Sarapan dipercaya mampu meningkatkan stamina, membantu regulasi kadar insulin, mengurangi risiko diabetes, dan menurunkan resiko terjadinya obesitas.

Lalu menambah kadar energi, sehingga orang yang sarapan secara teratur dengan asupan sehat lebih banyak energi.

Sarapan dengan makanan tinggi protein dapat membuat kenyang lebih lama dan membantu mencegah makan berlebihan. Serta, meningkatkan fungsi otak untuk berpikir lebih jernih, dan bekerja semakin efektif. 

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Dr. Irina Uzhova, dari Centro Nacional de Investigaciones Cardiovasculares Carlos III di Madrid terbukti melewatkan sarapan cenderung memiliki gaya hidup tidak sehat.

Selain itu, resiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular, lingkar pinggang, BMI lebih tinggi, peningkatan kadar gula, lipid darah, danm lemak.

Sebab, mengonsumsi kurang dari 5 persen kalori perharian saat sarapan berisiko dua kali lipat terkena aterosklerosis subklinis.

Sehingga, ketika sarapan perlu asupan energi tinggi seperti yogurt, telur, gandum utuh, dan juga buah-buahan.

Selain itu, Dr. Prakash Deedwania, profesor kedokteran di University of California menyatakan efek buruk tidak sarapan pada anak-anak dapat terjadi obesitas.

Halaman
123
Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved